JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Kamis, 29 Juli 2021

Bumbu Terasi Juwana Diminati Berbagai Daerah

Reporter :

Editor : Hadriani Pudjiarti


Minggu, 14 Juli 2013 13:14 WIB

Bubur sup ayam makanan khas Cirebon, Jabar, (15-11). Bubur terbuat dari beras putih, lalu diberi bumbu berupa garam, penyedap, dan merica yang dilengkapi potongan kol, mi soun, kentang rebus, suwiran daging ayam, kedelai goreng, dan daun bawang. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Pati -Memasuki bulan Ramadan, bumbu penyedap terasi asal Juwana, Kabupaten Pati, banyak dicari masyarakat. Penyedap terasi ini terbuat dari bahan pokok udang rebon. Cara pembuatannya, udang rebon dihaluskan dengan ditumbuk atau memakai mesin giling dengan ditambah sedikit garam, dan sedikit tepung tapioca.

Setelah halus, untuk menuntaskan sisa air kemudian dijemur. "Saya masih mengandalkan terik matahari," kata Sutini (52), warga Desa Langgemharjo RT 5 RW 03, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati (14/7). Sutini sudah melakoni usaha membuat terasi sejak tahun 1984, mewarisi dari bakat orang tuanya.

Awalnya ia hanya memproduksi 20 kilogram. Tapi sekarang omzetnya sudah mencapai lebih dari satu ton tiap minggunya.

"Semua tergantung dari mudah tidaknya bahan pokoknya," kata Sutini, yang sehari- hari dibantu belasan pekerja. Pasar terasi buatan Sutini, selain untuk kebutuhan pasar lokal, juga untuk memenuhi pasar luar kota, di antaranya: Semarang, Jakarta, Surabaya, Sumatera dan Kalimantan.

"Saya juga melayani pabrikan," kata Sutini.

Harga terasi buatan Sutini ditarif Rp 60 ribu per kilogram. Ia juga menyediakan trasi yang sudah matang, dengan harga Rp 15 ribu per botol.

Bumbu penyedap terasi sangat cocok untuk menambah rasa beragam masakan kuliner dan sambal. Sebelum ada penyedap rasa seperti produk Miwon, Mobil, dan Ajinomoto, terasi sudah menjadi bumbu masak sejak zaman dulu.

BANDELAN AMARUDINBaca kabar puasaHotel di Solo Gelar Diskon di Awal RamadanCara Ahok Atasi Pasar Tumpah Selama RamadanRazia Ramadan, Polisi Sita Belasan Ribu Petasan

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Kamis, 29 Juli 2021

Terpopuler