6 Hidangan Lebaran yang Harus Dihandari Penderita Asam Urat

Hidangan/masakan lebaran. ANTARANEWS
Hidangan/masakan lebaran. ANTARANEWS

TEMPO.CO, Jakarta - Dalam merayakan Idul Fitri atau Lebaran dengan semarak, biasanya disertai dengan hidangan khas. Ada berbagai masakan yang disajikan, mulai dari makanan ringan hingga berat.

Bagi penderita asam urat, perlu berhati-hati dengan menu makanan Lebaran. Beberapa menu khas Lebaran justru dapat memperburuk kondisi asam urat. Apa saja menu Lebaran yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat?

1. Rendang

Rendang sapi merupakan salah satu menu wajib saat Lebaran. Namun, untuk penderita asam urat, sebaiknya menghindari menu ini. Daging sapi yang menjadi bahan utama rendang mengandung kadar purin tinggi yang berisiko bagi penderita asam urat.

2. Oseng jeroan

Jeroan sapi seperti hati, ginjal, dan otak sangat populer sebagai hidangan Lebaran. Namun, bagi penderita asam urat, jeroan sebaiknya dihindari. Jeroan sapi juga mengandung kadar purin tinggi yang dapat memicu serangan asam urat.

3. Ikan laut

Meskipun lezat, makanan laut seperti ikan sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita asam urat. Makanan laut mengandung purin tinggi yang dapat memperburuk kondisi asam urat.

4. Kue-kue Lebaran

Kue-kue Lebaran yang biasanya disajikan sebagai camilan juga sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat. Kue-kue tersebut umumnya mengandung gula tambahan (fruktosa) dan beberapa juga mengandung ragi, yang dapat meningkatkan pembentukan asam urat.

5. Sirup jagung dengan kandungan fruktosa tinggi

Sirup jagung merupakan bentuk pekat dari fruktosa. Ketika melihat label saat membeli, Anda akan menemukan bahwa sirup jagung dengan kandungan fruktosa tinggi ada di hampir semua jenis produk makanan kemasan.

6. Minuman manis dan permen

Gula mengandung fruktosa yang dapat diubah menjadi asam urat. Makanan atau minuman apa pun yang mengandung gula lebih tinggi dapat memicu masalah asam urat.

NAOMY A. NUGRAHENI | MALINI 

Pilihan Editor: Hubungan Antara Asam Urat dengan Risiko Kanker Payudara