Kamis, 23 November 2017

Penumpang KA di Surabaya Padat, Capai 34 Ribu Orang  

Selasa, 12 Juli 2016 | 22:12 WIB
Ilustrasi antre tiket kereta. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Ilustrasi antre tiket kereta. TEMPO/Dhemas Reviyanto.

TEMPO.COJakarta - Intensitas penumpang kereta api di sejumlah stasiun Daerah Operasional 8 Surabaya memasuki arus balik H+5 Lebaran masih padat dengan jumlah total penumpang mencapai 34 ribu orang.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto di Surabaya, Selasa, 12 Juli 2016, mengatakan kondisi puncak penumpang di Daop 8 Surabaya tercatat terjadi pada 7 Juli 2016 atau H+2 Lebaran dengan total penumpang 36.509 orang. "Rekor tertinggi penumpang di Daop 8 Surabaya dari H-15 atau tanggal 21 Juni sampai H+3 atau 10 Juli terjadi pada H+2 dengan 36 ribu lebih penumpang," kata Suprapto. 

Suprapto memperkirakan puncak arus balik penumpang KA di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya akan kembali terjadi pada 18 Juli 2016 karena sebagian besar tiket perjalanan KA dari Surabaya tujuan Jakarta atau Surabaya tujuan Bandung telah habis terjual. "Untuk hari ini diperkirakan hingga petang nanti jumlah penumpang yang datang di sejumlah stasiun Daop 8 Surabaya mencapai 34 ribu orang," ujarnya.

Jumlah itu, kata Suprapto, meningkat dibanding Senin, 11 Juli, atau H+4 yang mencapai 32.994 penumpang dengan dominasi penumpang tujuan sekitar Jawa Timur, seperti Bojonegoro, Madiun, Kertosono, Jombang, Blitar, Kediri, Malang, Jember, dan Banyuwangi.

Secara persentase, jumlah penumpang angkutan KA ekonomi lokal mencapai 40 persen, KA ekonomi jarak jauh 30 persen, KA eksekutif 25 persen, dan KA bisnis 5 persen.

Suprapto menjelaskan, pada masa angkutan Lebaran 2016, PT KAI Daop 8 Surabaya telah mengoperasikan 75 perjalanan KA reguler dan enam perjalanan KA tambahan dengan masing-masing empat KA rute Surabaya-Jakarta, satu KA Surabaya-Bandung, dan satu KA Surabaya-Yogyakarta.

"Gambaran kondisi penumpang dibandingkan hari-hari biasa adalah dalam kondisi istimewa. Sebab, jumlah penumpang rata-rata di atas 25 ribu per hari," tuturnya.

ANTARA