Kamis, 23 November 2017

Arus Balik, Jalur Tegal Purwokerto Macet Parah  

Senin, 11 Juli 2016 | 19:14 WIB
Ribuan kendaraan pemudik terjebak kemacetan di Jalan Panturan, Cirebon, Jawa Barat, 4 Juli 2016. ANTARA/M Agung Rajasa

Ribuan kendaraan pemudik terjebak kemacetan di Jalan Panturan, Cirebon, Jawa Barat, 4 Juli 2016. ANTARA/M Agung Rajasa.

TEMPO.COBrebes - Kondisi lalu lintas di jalur tengah, yang menghubungkan Tegal dengan Purwokerto, di Kabupaten Banyumas pada Senin, 11 Juli 2016, terpantau macet parah kendati sudah melewati puncak arus balik pada Ahad, 10 Juli 2016. Kemacetan tetap terjadi di beberapa titik perlintasan rel kereta api dan pasar tumpah.  

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Brebes Ajun Komisaris Arfan Zulkhan Sipayung membenarkan kondisi itu. Kemacetan terjadi di empat perlintasan rel kereta api. Di antaranya perlintasan Klonengan, Karanganyar, Karangsawah, dan Prupuk. Di masing-masing titik tersebut, antrean kendaraan bisa mencapai 5 kilometer. “Volume kendaraan cukup tinggi, sedangkan luas jalan di sana sempit. Di perlintasan rel juga banyak kereta yang lewat,” katanya, Senin ini.  

Di perlintasan kereta api Karangsawah, misalnya, kendaraan mengular sepanjang 2 kilometer melewati ruas Ciregol. Padahal konsentrasi arus lalu lintas di ruas tersebut sudah terpecah menjadi dua lajur. Kondisi di perlintasan Kretek, Paguyangan, lebih parah. Antrean kendaraan di sana lebih panjang, sekitar 5 kilometer. “Di sana adalah perlintasan rel kereta api pertama dari jalur Purwokerto,” ujar Arfan. Selain itu, kondisi jalan yang menurun dan lokasi perlintasan yang berada di dekat pasar tumpah desa setempat turut menyumbang kemacetan di sana. 

Kemacetan panjang juga terjadi di Linggapura, yakni 3 kilometer. “Setiap arus mudik dan balik, Pasar Linggapura memang menjadi langganan macet,” ucapnya. Kepadatan juga terjadi di sepanjang Jalan Lingkar Bumiayu hingga Paguyangan. 

Arfan mengungkapkan, meski puncak arus balik sudah lewat, kepadatan arus lalu lintas tidak bisa diprediksi. Sebab, gelombang arus balik terjadi secara bertahap. “Kepadatan seperti ini bisa sampai libur sekolah selesai, yaitu pada Minggu nanti,” katanya. Pihaknya mengaku sudah menerjunkan personel untuk mengurai kemacetan di titik-titik tersebut.  

Salah seorang warga Tonjong, Dian Eko, 25 tahun, mengatakan kemacetan di jalur tersebut sudah terjadi sejak Ahad malam. Dia menginformasikan lalu lintas di jalur tersebut sempat lumpuh selama beberapa jam. “Tadi pagi sampai menjelang siang, kendaraan tidak bisa bergerak. Banyak kereta yang lewat di perlintasan rel kereta Karangsawah dan Klonengan,” ujarnya.  

Berdasarkan pantauan Tempo, lalu lintas di jalur Pantura Brebes-Tegal terpantau lancar, meski tadi pagi sempat tersendat di beberapa titik. Di antaranya di perempatan Maya (Pacific Mall), Terminal Tegal, dan di sejumlah pusat oleh-oleh.  

MUHAMMAD IRSYAM FAIZ