JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Selasa, 3 Agustus 2021

Hari Kedua Lebaran, Jalur Nganjuk-Madiun Macet

Reporter :

Editor : Zed abidien


Kamis, 7 Juli 2016 12:42 WIB

Ratusan kendaraan berjalan merambat di Jalan Raya Surabaya - Yogyakarta, Kerotosono, Nganjuk, Jawa Timur, (4/10). Jalan pertemuan tiga kabupaten yakni, Nganjuk, Jombang dan Kediri tersebut selalu macet saat beban puncak arus balik. ANTARA/Arief Priyo

TEMPO.CO, Nganjuk - Lebaran hari kedua, Kamis, 7 Juli 2016 Tempo mencoba menyusuri jalur mudik Sidoarjo-Nganjuk. Berangkat pukul 02.30 dari Wonoayu, Sidoarjo jalan Wonoayu-Krian masih sangat sepi.

Hanya sesekali terlihat kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat melintas. Masuk wilayah Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo yang merupakan jalur utama mudik Surabaya-Nganjuk jalan terasa bergelombang.

Meski kondisi lalu lintas tak terlalu padat karena kondisi masih pagi, jalan bergelombang itu sangat mengganggu pemudik. Menurut Agung salah seorang pengendara roda empat yang ditemui Tempo mengatakan kondisi jalan bergelombang itu sudah terasa pasca pertigaan Balongbendo. "Kondisi jalan yang bergelombang tadi mulai Balongbendo sampai depan Pabrik Tjiwi Kimia," ujarnya.

Saat naik jembatan yang melintas di atas Sungai Brantas kondisi jalan juga tak berubah, masih tetap bergelombang. Malah, jalan by pass Mojokerto selain bergelombang juga tidak ada lampu penerangan jalan. "Nanti lampu penerangan jalan baru ada di kecamatan Trowulan, jadi sekitar 10 kilometer tak ada lampu," kata Agung.

Agung menuturkan kondisi Kecamatan Trowulan, Mojokerto hingga ke Kabupaten Jombang kondisi jalannya juga bergelombang. "Ini pemudik sepeda motor harus hati-hati,"

Dari Kabupaten Jombang hingga pertigaan Mengkreng, Kabupaten Kediri meski jalanan masih banyak bergelombang tapi kondisi lalu lintasnya ramai lancar. Jalanan hanya mulus saat masuk Kota Jombang. "Alhamdulillah hingga masuk Nganjuk lalu lintas lancar meski jalan banyak yang bergelombang," ujarnya.

EDWIN FAJERIAL

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Selasa, 3 Agustus 2021

Terpopuler