JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Jumat, 6 Agustus 2021

Tiap Hari, 3.000 TKI Mudik Via Pelabuhan Klang

Reporter :

Editor : Rachma Tri Widuri Staf Redaksi


Kamis, 24 Juli 2014 22:05 WIB

Ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bermasalah dari Malaysia datangi kantor Departemen Sosial untuk menuntut uang saku yang dijanjikan dibayarkan untuk biaya pulang kampung mereka di Matraman, Jakarta, (25/11). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Selangor - Sejak dua hari lalu terjadi lonjakan penumpang hingga mencapai 2.000-3.000 orang per hari melalui Pelabuhan Klang, Selangor, Malaysia. Padahal, pada hari-hari biasa hanya 700 hingga seribu orang yang menyeberang melalui pelabuhan itu. "Hampir semuanya orang Indonesia," kata Shaari bin Mat Jihin, otoritas Syahbandar Pelabuhan Klang. (Baca: Menlu Harapkan Malaysia Bebaskan TKI Mudik)

Melihat tingginya animo tenaga kerja Indonesia yang akan mudik merayakan hari Lebaran melalui Pelabuhan Klang, pihak Syahbandar akhirnya menambah kapal pengangkut. "Biasanya hanya tiga kapal setiap hari, tapi hari ini saja sudah ada 6 kapal," tutur Shaari kepada Tempo di Selangor, Kamis, 24 Juli 2014.

Shaari menambahkan, jika penumpukan penumpang masih saja terjadi, dia akan menelepon dan meminta bantuan pengusaha angkutan dari Tanjung Balai untuk mengirimkan kapal. "Semua kapal pengangkut dari Indonesia, kalau memang diperlukan lagi, saya akan menelepon ke Tanjung Balai untuk dikirim kapal," kata dia. (Terkait: Pelni: Pemudik dari Kepulauan Riau Naik 4 Persen)

Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Herman Prayitno yang meninjau langsung proses mudik di pelabuhan Klang meminta Syahbandar untuk lebih meningkatkan pelayanannya. "Saya lihat tadi hanya ada satu konter yang buka, makanya saya minta Syahbandar untuk membuka konter tambahan agar antrean tidak bertambah panjang," ucapnya.

Secara umum, Herman melihat proses mudik di pelabuhan terbesar di Malaysia tersebut berjalan cukup baik dan tertib. "Secara keseluruhan, proses mudik di Pelabuhan Klang berjalan cukup lancar dan tertib walaupun ada antrean," ujar dia.

Herman berpesan agar para TKI berhati-hati selama dalam perjalanan. "Kalau nanti akan kembali bekerja di Malaysia seharusnya melengkapi diri dengan dokumen keimigrasian yang sah," katanya. (Baca juga: Jelang Lebaran, TKI Kirim 500 Juta per Hari)

MASRUR (KUALA LUMPUR)

TerpopulerPakar TI: Tidak Ada Hacker yang Gelembungkan SuaraRemaja Salatiga Ungguli Insinyur Oxford Bikin Jet Engine BracketPulang Berlibur, Hotasi Nababan DieksekusiAhok Lebih Pilih Dian Sastro Jadi Wagub

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Jumat, 6 Agustus 2021