5 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Reporter

Editor

Nurhadi

Ilustrasi puasa ramadan. TEMPO/Subekti
Ilustrasi puasa ramadan. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Sebentar lagi umat Muslim akan menjalani puasa Ramadan. Selain sebagai bentuk ibadah, puasa juga memberikan segudang manfaat yang baik bagi kesehatan jasmani, mulai dari detoksifikasi hingga mengontrol berat badan. Berikut lima manfaat puasa bagi kesehatan fisik dan mental:

1. Menurunkan Tekanan Darah

Melansir dari dinkes.sumutprov.go.id, saat berpuasa, tidak sedikit orang mengalami tekanan darah rendah, terutama saat minggu pertama puasa. Tekanan darah rendah ini dibarengi dengan asupan garam yang rendah dan peningkatan kehilangan garam melalui urine. Selain itu, pembatasan makan pada tubuh membuat kondisi kolesterol akan turun dan kadar gula darah menjadi lebih terkontrol.

2. Mengurangi risiko penyakit kronis

Sebagaimana dijelaskan dalam fk.ui.ac.id, puasa membuat tubuh mengurangi makanan yang manis dan asin serta mengurangi kadar merokok pada seseorang. Kondisi ini bisa meningkatkan kesehatan tubuh dan mengurangi risiko penyakit kronis, seperti hipertensi kencing manis, obesitas, dan kolesterol tinggi.

3. Menjaga kesehatan mental

Melansir dari fk.ui.ac.id, pengendalian diri selama berpuasa dapat membantu kesehatan jiwa terkontrol. Jiwa yang sehat juga merupakan kunci utama tubuh tetap sehat. Sebab, berbagai penyakit fisik bisa terjadi karena kesehatan jiwa yang terganggu.

Misalnya, seseorang yang cemas cenderung asam lambungnya tinggi. Selain itu, seseorang dengan pasien hipertensi TD akan naik apabila emosinya terganggu. Dengan pengendalian diri selama berpuasa, diharapkan mengurangi faktor psikis penyebab penyakit fisik muncul.

4. Pola pikir yang lebih tajam dan kreatif

Mengutip dari pasca.unej.ac.id, puasa membantu tubuh menghasilkan pikiran yang lebih tenang dan melambat. Namun, pikiran yang melambat ini membuat otak semakin tajam dalam berpikir. Hal ini juga dibuktikan dari studi kasus pada sekelompok mahasiswa di University of Chicago yang berpuasa selama tujuh hari. Selama masa itu, terbukti bahwa terjadi peningkatan atas kewaspadaan mental dan progres dalam penugasan kampus memeroleh hasil yang maksimal.

5. Membantu proses detoksifikasi

Dilansir dari kemenkes.go.id, manfaat dari puasa salah satunya adalah mendorong proses detoksifikasi. Proses ini membantu tubuh membuang toksin atau zat-zat buruk yang tidak bermanfaat bagi tubuh.

NAOMY A. NUGRAHENI

Baca juga: 4 Kiat Mendapat Manfaat Kesehatan dari Berpuasa