JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Sabtu, 24 Juli 2021

3 Macam Bacaan Sholawat Nabi Penentram Jiwa: Ibrahimiyah, Munjiyat, Nariyah

Reporter : Tempo.co

Editor : S. Dian Andryanto


Minggu, 28 Maret 2021 10:42 WIB

Suasana Masjid Nabawi di Kota Madinah, Arab Saudi. Dikutip dari berita Arabnews.com, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menetapkan Kota Madinah sebagai salah satu kota tersehat di dunia. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Bacaan sholawat nabi yang diamalkan, merupakan bukti yang menandakan bahwa seseorang itu cinta kepada nabinya. Selain tanda kecintaan terhadap nabi, bersholawat juga merupakan cara sederhana yang seharusnya dilakukan kaum muslimin untuk mendekatkan dirinya kepada kekasih Allah dengan berharap syafaat darinya di yaumil akhir kelak.

Orang yang sering melantunkan ucapan sholawat kepada Rasulullah SAW akan menjadikan hatinya lebih tenang dalam melakukan aktivitas sepanjang hari selain itu rutinitas yang dilukukannya juga lebih berkah dengan urusan yang semakin dipermudah.

Salah satu manfaat yang kelak diperoleh ketika seseorang sering melantunkan sholawat kepada nabi seperti diungkapkan hadis Rasulullah yang mengatakan “Perbanyaklah sholawat kepadaku karena dapat memecahkan masalah dan menghilangkan kesedihan.”

Dari hadis tersebut menjadi anjuran bagi kita agar selalu mmenyempatkan lisan ini intuk bersholawat kedada rasul yang mulia Muhammad SAW.

Berikut ini beberapa sholawat bisa kita kerjakan sebagai amalan disela-sela watu kosong agar lebih berguna:

  1. Mengamalkan Sholawat Ibrahimiyah

Yang berbunyi:“Allohumma solli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa sollaita ‘alaa aali ibroohim, wa baarik ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid”

Yang artinya : Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan untuk Nabi Muhammad. Dan juga limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat dan keselamatan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan keberkahan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Di seluruh alam semesta, sesungguhnya Engkau adalah Maha Terpuji lagi Maha Agung.”

Sholawat Ibrahim merupakan sholawat yang dipanjatkan kepada Allah untuk Nabi Ibrahim AS dan Nabi Muhammad SAW, sholawat ini juga sering sekali kita baca setidaknya lima kali dalam sehari yaitu tiap-tiap kali saat tahiyyatul akhir dalam sholat.

  1. Mengamalkan Sholawat Munjiyat.

Yang berbunyi:“Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin sholaatan tunjiinaa bihaa min jamii’il-ahwaali wal-aafaati wa taqdhii lanaa bihaa jamii’al-haajaati wa tuthahirunaa bihaa min jamii’is-sayyi’aati wa tarfa’unaa bihaa ‘indaka a’lad-darajaati wa tuballigunaa bihaa aqshal-gaayaati min jamii’il-khairaati fil-hayaati wa ba’dal-mamaati”.

Yang artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW yang melaluinya, Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan membahayakan, dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan semua hajat kami dan membersihkan semua keburukan kami, mengangkat kami pada derajat tertinggi, menyampaikan kami pada puncak tujuan, dari semua kebaikan di waktu hidup dan sesudah mati".

Sholawat munjiyat merupakan sholawat meminta keselamatan, dan sangat dianjurkan untuk manjadi zikir yang menjadi amalan kita dalam keseharian dan lebih utamanya shalawat ini it abaca selepas melaksankan shalat hazat.

Baca: Keakraban Jokowi dan Ulama di Festival Sholawat Piala Presiden

  1. Mengamalkan Sholawat Nariyah

Yang berbunyi:‎Allahumma shollì sholaatan kaamìlatan Wa sallìm salaaman taaman ‘ala sayyìdìnaa Muhammadìn Alladzì tanhallu bìhìl ‘uqadu, wa tanfarìju bìhìl kurabu. Wa tuqdhaa bìhìl hawaa’ìju Wa tunaalu bìhìr raghaa’ìbu wa husnul khawaatìmì wa yustasqal ghomaamu bì wajhìhìl karììmì, wa ‘alaa aalìhì, wa shahbìhì ‘adada kullì ma’luumìn laka

Yang artinya :“Ya Allah, berikanlah sholawat yang sempurna dan salam yang sempurna kepada junjunganku Baginda Nabi Muhammad yang dengannya terlepas dari ikatan (kesusahan) dan dibebaskan dari kesulitan. Dan dengannya juga ditunaikan hajat dan diperoleh segala keinginan dan kematian yang baik, serta memberi siraman (kebahagiaan) kepada orang yang sedih dengan wajahnya yang mulia, juga kepada keluarganya, para shahabatnya, dengan seluruh ilmu yang Engkau miliki”.

Sholawat nabi tersebut merupaan sholawat penenang jiwa bagi siapa yang dengan rutin selalu mengamalkannya akan mendapatkan banyak manfaat seperti yang telah dijelaskan Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Mundah dan Jabir, "Rasulullah SAW bersabda yang artinya Siapa orang yang membaca sholawat kepadaku sehari 100 kali (dalam riwayat lain): Siapa orang yang membaca sholawat kepadaku sebanyak 100 kali maka Allah akan mengijabahi 100 kali hajatnya di mana 70 hajatnya di akhirat, dan 30 di dunia".

SABAR ALIANSYAH PANJAITAN 

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Sabtu, 24 Juli 2021

Terpopuler