Senin, 20 Agustus 2018

Buka Puasa, Ikatan Chef Yogyakarta Bagikan 5.678 Nasi Kebuli

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nasi kebuli masakan khas timur tengah. TEMPO/Fatkhurrohman Taufiq

    Nasi kebuli masakan khas timur tengah. TEMPO/Fatkhurrohman Taufiq

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Sebanyak 80 chef dari Indonesia Chef Association (ICA) Daerah Istimewa Yogyakarta memasak 5.678 porsi nasi kebuli untuk hidangan buka puasa. Nasi kebuli itu dibagikan kepada masyarakat dan wisatawan secara gratis di kawasan Tugu Yogyakarta, Minggu sore, 3 Juni 2018.

    Dalam acara yang didukung Dinas Pariwisata (Dispar) DIY tersebut, 80 chef bergantian melakukan demo memasak nasi kebuli di kawasan Tugu Yogyakarta.

    "Ada kalanya kita memasak untuk dijual dan ada saatnya kita memasak untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat," kata Ketua Indonesia Chef Association (ICA) BPD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Anton Yanwar.

    Baca: Hari Lahir Pancasila, Gereja Katedral Gelar Buka Puasa Bersama

    Menurut Anton, bagi ICA, kegiatan tersebut tidak memiliki tujuan apapun, kecuali mengampanyekan pola hidup saling berbagi kepada masyarakat.

    "Yang jelas kami ingin mengampanyekan bahwa hidup harus saling berbagi," kata dia.

    Acara yang ikut didukung ratusan mahasiswa perguruan tinggi pariwisata dan perhotelan di Yogyakarta itu, menurut Anton, telah digelar lima kali setiap Bulan Ramadan. "Kalau dulu kami membagikan kolak dan nasi goreng, tahun ini nasi kebuli," kata dia.

    Kepala Bidang Pemasaran Dispar DIY Imam Pratanandi mengatakan selain sebagai sarana berbagi di bulan suci Ramadhan, kegiatan memasak menu buka puasa tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mendongkrak kunjungan wisata di Kota Gudeg. "Acara-acara seperti ini sangat penting dan kita dukung karena pada masa 'low season' (masa sepi kunjungan) seperti ini kunjungan wisata memang mengalami penurunan signifikan," kata Imam.


     

     

    Lihat Juga