Sandiaga Prediksi Dampak Ekonomi Mudik Lebaran Bisa Mencapai Rp 150 Triliun

Reporter

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno usai ditemui dalam konferensi pers mingguan The Weekly Brief with Sandi Uno di kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta Pusat, Senin, 20 Maret 2023. Tempo/Eka Yudha Saputra
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno usai ditemui dalam konferensi pers mingguan The Weekly Brief with Sandi Uno di kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta Pusat, Senin, 20 Maret 2023. Tempo/Eka Yudha Saputra

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menargetkan dampak ekonomi selama arus mudik libur lebaran nanti akan mencapai Rp 100-150 triliun.

Jumlah tersebut seiring dengan meningkatnya pergerakan masyarakat selama Idul Fitri yang menurut data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mencapai 123,8 juta orang.

Sandiaga membandingkan dengan data tahun lalu, yakni dengan pergerakan 85 juta orang mampu menghasilkan dampak ekonomi Rp 72 triliun. Tahun lalu, pemerintah masih memberlakukan PPKM.

"Jadi, tahun ini bisa dua kali lipat," ujar Sandiaga dalam acara The Weekly Brief With Sandiaga Uno di Kantor Kemenparekraf, Senin, 3 April 2023.

Sandiaga optimitis geliat wisata selama Lebaran bisa mendorong tercapainya target 1,4 miliar pergerakan wisatawan Nusantara tahun ini. Dari momen lebaran saja, diharapkan 300 hingga 350 juta pergerakan wisatawan. Ia optimistis target bisa tercapai setelah pemerintah menetapkan cuti bersama Lebaran sebanyak 7 hari. 

"Ini harus dimanfaatkan secara maksimal," ucap Sandiaga. 

Potensi meningkatnya pergerakan wisatawan harus dibarengi upaya mitigasi dan antisipasi. Bagi pemudik, kata Sandiaga, upaya tersebut bisa dimulai dengan menyusun rencana perjalanan dengan baik. "Jangan ujug-ujug berangkat tapi tidak siap," ujarnya.

Sandiaga juga meminta pemudik tidak memaksakan diri mengemudi lebih dari 12 jam. Terlebih bagi sopir bus. Menurutnya, wajib mengemudi di bawah 12 jam. 

"Saya imbau masyarakat Indonesia dan calon pemudik tahun ini memperhatikan hal tersebut sebagai upaya bersama menjaga keselamatan dan berwisata," ucap Sandiaga.

Pergerakan masyarakat selama lebaran 2023 mencapai 123,8 juta orang