Libur Lebaran, Pengunjung Kebun Binatang Bandung 21 Ribu

Minggu, 02 Juli 2017 | 04:01 WIB
Libur Lebaran, Pengunjung Kebun Binatang Bandung 21 Ribu
Pengunjung memberi makanan pada beruang madu (Herlatos malayanus) di kandang Kebun Binatang Bandung, Jawa Barat, 21 Januari 2017. Kebiasaan buruk pengunjung adalah selalu melempar makanan pada binatang yang membuat hewan memiliki insting untuk selalu meminta makanan. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Bandung - Jumlah pengunjung Kebun Binatang Bandung pada masa liburan Hari Raya Idul Fitri 2017 meningkat dibandingkan tahun lalu. Puncak kehadiran pengunjung pada Selasa, 27 Juni lalu dengan jumlah 21.427 orang.

“Sekarang sudah melewati jumlah pengunjung tahun lalu yang berkisar 75 ribu orang selama 10 hari,” kata Marketing Communication Kebun Binatang Bandung Sulhan Syafii, Sabtu, 1 Juli 2017.

Terhitung sejak Ahad, 25 Juni atau saat Hari Raya Idul Fitri hingga Sabtu tengah hari ini, 1 Juli 2017, total pengunjung sebanyak 86 ribu orang lebih. Pengelola masih akan menghitung jumlah pengunjung selama 10 hari hingga Selasa pekan depan. Target yang diharapkan kali ini mencapai 150 ribu orang.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, ujar Sulhan, pengunjung yang berlibur ke Kebun Binatang Bandung pada masa liburan Hari Raya Idul Fitri kali ini kebanyakan berasal dari Bandung dan sekitarnya. Tahun lalu selama empat hari pertama didominasi pengunjung dari luar kota. Mereka umumnya datang bersama keluarga dan makan bareng selain berwisata.

Kebun Binatang Bandung menyiapkan suguhan baru di masa liburan Lebaran kali ini. Pengelola menyiapkan belasan satwa penghuni yang terlatih untuk mengikuti parade berkeliling area. Satwa peserta parade itu seperti gajah, unta, kuda, binturong, ular, dan kakatua. Para pengasuh (keeper) berseragam kerja mendampingi masing-masing satwa tersebut.

Aksi beberapa jenis satwa lain seperti burung juga dihadirkan di arena Teater Satwa. Kedua acara itu dijadwalkan berlangsung setiap hari sejak 25 Juni hingga 5 Juli 2017. Waktunya dimulai pukul 10.00 WIB selama sekitar 30 hingga 45 menit. "Pengunjung bisa foto-foto dengan satwa yang berparade," kata Sulhan.

Setiap hari agar kebersihan tempat terjaga dari sampah yang berserakan, pengelola mengerahkan 17 orang petugas hasil penambahan. Mereka menurut Sulhan, bekerja memunguti sampah yang dibuang pengunjung tidak pada tempatnya sambil membawa kantong sampah. Mereka bertugas dari pagi hingga malam.

ANWAR SISWADI

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan