Kamis, 17 Agustus 2017

Dewi Sandra Ingin Khatam Al Quran pada Ramadan kali Ini

Senin, 19 Juni 2017 | 19:09 WIB
Penyanyi Dewi Sandra tampil menghibur dalam Wardah Ramadhan Gathering Cantik dari Hati di Hotel Dharmawangsa Jakarta, 14 Juni 2017. TEMPO/Nurdiansah

Penyanyi Dewi Sandra tampil menghibur dalam Wardah Ramadhan Gathering Cantik dari Hati di Hotel Dharmawangsa Jakarta, 14 Juni 2017. TEMPO/Nurdiansah.

TEMPO.CO, Jakarta - Aktris sekaligus penyanyi Dewi Sandra memiliki target khusus di Ramadan 2017. Tahun ini, pelantun Tak Ingin Lagi tersebut ingin khatam Al Quran.

"Target ku khatam Al Quran. Sebetulnya agak deg-degan, sih Targetku sebetulnya agak melenceng jadi harus kejar, tapi enggak mau ngoyo juga. Jalani aja," kata Dewi saat ditemui di The Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu, 14 Juni 2017.

Menurutnya, melencengnya target tersebut dikarenakan ia sempat merasa terlalu percaya diri akan menyelesaikan bacaannya tepat waktu. Namun, karena hal tersebut ia sempat menjadi lalai dan terlalu santai hingga akhirnya targetnya tak sesuai harapan. "Ini PR aku harus mengejar karena aku salah waktu itu, salah berhitung," kata istri Agus Rahman ini.

Karena itu, Dewi mengatakan dirinya selalu menyempatkan diri dimanapun untuk membaca Al Quran. "Tahun ini aku bawa alquran kemana-mana. Kalau ada waktu di mobil baca, atau kalau selagi santai di satu acara saya ke pojokan lalu baca," ungkap dia.

Dewi melanjutkan, khatam Al Quran memang sudah menjadi targetnya sebelum Ramadan. "Aku malu, sebagai muslim, kalau lihat ustad dan ustadzah wajar bacanya bagus, tapi kalau lihat adik-adik, mereka juga jago, pede dan saat baca lantang. Itu juga yang jadi pemicu aku dari kemarin," katanya.

Wanita blasteran Inggris-Indonesia ini melanjutkan, membaca alquran itu memang tidak mudah. "Harusnya 1 juzz satu hari, dari sebelumnya memang sudah dilatih seperti itu. Saya itu 1 hari 1 halaman aja berat rasanya. Tapi sekarang sudah mulai (bisa), pokonya harus diatur waktunya, harus disiplin," kata Dewi.

DINI TEJA


Grafis

Asgardia, Negera Luar Angkasa Pertama, Segera Dibangun

Asgardia, Negera Luar Angkasa Pertama, Segera Dibangun

Sejak diumumkan pada Oktober tahun lalu, lebih dari 280 ribu orang mendaftar menjadi warga negara luar angkasa Asgardia. Proyek mimpi yang sarat kontroversi. Meski masih berupa konsep, Asgardia kini tengah menghimpun 100 ribu pendukung konstitusinya untuk mendaftarkan status negara itu ke Perserikatan Bangsa-Bangsa.