Selasa, 17 Oktober 2017

Menteri Rini Lepas 118.220 Pemudik ke 84 Tujuan di Indonesia

Senin, 19 Juni 2017 | 21:13 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kiri), Dirut PGN Jobi Triananda Hasjim (kedua kanan) dan Dirut Jasa Raharja Budi Setyarso (kiri) berfoto bersama sejumlah peserta mudik bareng PGN sebelum diberangkatkan ke kota tujuan di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, 19 Juni 2017. Sebanyak 112.362 orang pemudik diberangkatkan dengan berbagai moda transportasi. ANTARA/Widodo S Jusuf

Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kiri), Dirut PGN Jobi Triananda Hasjim (kedua kanan) dan Dirut Jasa Raharja Budi Setyarso (kiri) berfoto bersama sejumlah peserta mudik bareng PGN sebelum diberangkatkan ke kota tujuan di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, 19 Juni 2017. Sebanyak 112.362 orang pemudik diberangkatkan dengan berbagai moda transportasi. ANTARA/Widodo S Jusuf.

TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 28 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberangkatkan sekitar 118.220 pemudik ke 84 tujuan di seluruh Indonesia dengan menggunakan moda darat yaitu bus (jumlahnya 1.920 unit) dan kereta api, laut dengan kapal PT Pelni serta pesawat udara.

Program ini bertajuk "Guyub Rukun" dan para pemudik dilepas langsung secara simbolis oleh Menteri BUMN Rini Soemarno di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Senin, 19 Juni 2017.

"Transportasi udara digunakan untuk memberangkatkan TKI dari Hong Kong ke Indonesia. Saya berterima kasih kepada semua pihak yang menyukseskan mudik bersama ini," kata Rini.

Menteri BUMN secara khusus berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan yang menyediakan transportasi layak jalan kepada para pemudik dan PT Jasa Raharja (Persero) yang memberikan fasilitas pendaftaran mudik gratis secara daring.

"Ini pertama kali dengan sistem daring dan ternyata penerimaannya baik. Semoga tahun depan masyarakat bisa melakukan pemesanan tempat lebih cepat dengan rentang waktu yang lebih lama," tutur Rini.


Baca juga: Pemudik gratis Situbondo-Madura diangkut kapal feri

Direktur Utama PT Jasa Raharja Budi Setyarso selaku Koordinator Mudik Bersama "Guyun Rukun" menambahkan, mudik bersama diselenggarakan juga untuk menekan jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor.

"Jadi lebih aman, mengurangi potensi kecelakaan," kata Budi sembari menambahkan bahwa semua biaya mudik bersama ditanggung oleh dana tanggung jawab sosial (CSR) masing-masing perusahaan BUMN yang terlibat.

Dia menegaskan semua pemudik dilindungi oleh Jasa Raharja dan asuransi Jasaraharja Putera-Aman atau JP-Aman.

Baca juga: Pemudik mulai berdatangan di Pelabuhan Tanjung Perak

JP-Aman, lanjut Budi, menjamin semua risiko dalam perjalanan mudik selama 14 hari mudik sejak berangkat sampai kembali lagi ke tempat tinggal. "Kalau ada apa-apa, silakan lapor ke Jasa Raharja," ujar dia.
ANTARA