Senin, 11 Desember 2017

Arus Balik di Pantura Masih Padat

Jum'at, 15 Juli 2016 | 16:08 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Muljono kembali memantau genangan rob di jalur Pantura Jawa Tengah. TEMPO/Budi Purwanto

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Muljono kembali memantau genangan rob di jalur Pantura Jawa Tengah. TEMPO/Budi Purwanto.

TEMPO.CO, Brebes - Operasi Ramadaniya Candi 2016, seharusnya selesai Kamis, 14 Juli 2016. Namun diperpanjang hingga Minggu, 17 Juli 2016. Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Brebes Ajun Komisaris Zulkhan Sipayung mengatakan operasi pengamanan arus balik Lebaran ini masih terjadi di jalur Pantura. “Diperpanjang sampai Minggu (17 Juli),” kata Arfan, Jumat, 15 Juli.

Dengan perpanjangan operasi ini, jumlah personel yang diterjunkan masih 1.150 orang. Mereka disebar di titik-titik rawan macet dan rawan kecelakaan. “Personel kami masih terus siaga,” katanya.

Dari pantauan Tempo Jumat, arus lalu lintas di jalan Pantura Tegal hingga Brebes masih padat, meski tidak sepadat Kamis lalu. Kendaraan didominasi mobil pribadi berpelat nomor Jakarta. Jalanan dipenuhi truk-truk angkutan barang karena sudah diperbolehkan melintasi jalan itu.

Situasi lalu lintas di jalur Tegal-Purwokerto terpantau ramai lancar. Meski tidak seramai hari sebelumnya. Di beberapa titik perlintasan kereta api masih terjadi antrean kendaraan.

Polisi pun masih turun ke jalan, mengatur lalu lintas. Pos-pos pengamanan yang dibangun di lokasi rawan macet juga masih berdiri. Celah-celah median jalan yang biasanya digunakan untuk melakukan penyeberangan warga pun masih ditutup. Sesekali polisi menerapkan sistem lawan arus, dari di jalur Pantura Tegal-Brebes untuk mengurai kepadatan.

Arfan menjelaskan, saat arus balik ini, kendaraan yang melintasi Brebes, belum ada separuh dari jumlah kendaraan arus mudik lalu. Saat itu jumlah kendaraan yang masuk Brebes baik yang melalui jalur Pantura maupun jalan tol Pejagan-Brebes Timur mencapai 2,5 juta unit. “Sekarang baru sekitar 1 juta unit,” kata Arfan.

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Brebes masih menunggu keputusan pusat ihwal operasi diperpanjang atau tidak. Jika diperpanjang, Dinas akan terus melakukan penghitungan jumlah kendaraan di pintu masuk dan keluar Brebes.

Namun jika tidak, perhitungan itu akan dihentikan. “Kalau personel selama masih terjadi kepadatan masih tetap diterjunkan di jalan,” kata Johari, Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishubkominfo Brebes.

MUHAMMAD IRSYAM FAIZ