Selamat Idul Fitri dari Vatikan: Muslim-Kristen Bersaudara  

Rabu, 06 Juli 2016 | 17:15 WIB
Selamat Idul Fitri dari Vatikan: Muslim-Kristen Bersaudara  
Sheikh Ahmed al-Tayeb adalah pemimpin masjid dan lembaga pendidikan utama Islam yang paling bergengsi di dunia. Sedangkan Paus Fransiskus merupakan pemimpin dari 1,2 miliar warga Katolik di dunia.

TEMPO.CO, Vatican City - Dalam rangka menyambut perayaan Idul Fitri, Tahta Suci Vatikan mengeluarkan surat yang berisi ucapan selamat dan pesan perdamaian baik kepada umat muslim maupun kaum Nasrani.

Dalam surat tersebut, Vatikan menuliskan bahwa bulan suci Ramadan dan Idul Fitri merupakan peristiwa keagamaan yang penting bagi umat muslim di seluruh dunia. Perayaan Lebaran berfokus pada puasa, doa, dan amal, dan ini sangat dihormati oleh orang Kristiani yang juga merupakan saudara umat muslim.

"Atas nama Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama dan umat Kristiani di seluruh dunia, kami mengucapkan selamat merayakan Idul Fitri, perayaan penuh sukacita," demikian isi surat edaran ucapan selamat Idul Fitri dari Vatikan.

Surat edaran itu juga berisi ajakan kepada umat muslim untuk memperteguh ikatan spiritual antara Islam-Kristen, dua agama terbesar di dunia. Tidak lupa Vatikan menekankan agar umat muslim dan Katolik saling menghargai dan mengasihi satu sama lainnya, karena itu merupakan inti dari ajaran keduanya.

Pesan selamat Idul Fitri ini dikeluarkan berbarengan dengan penetapan perayaan tahun Yubileum Kerahiman Ilahi yang dimulai sejak 8 Desember 2015 dan berakhir pada 20 November 2016, dipimpin Paus Fransiskus.

“Kini ada alasan untuk bersukacita: inilah waktunya untuk berbelas kasih kepada semua orang. Ini adalah waktu yang tepat untuk menyembuhkan ‘luka’, waktu bagi kita untuk tidak pernah lelah memenuhi hati setiap orang yang setia menunggu kehadiran kita dan menyapa mereka dengan kasih Allah, menawarkan kepada setiap orang pengampunan dan rekonsiliasi," kata Paus dalam pidatonya membuka tahun Yubileum 2015.

Vatikan juga menegaskan bahwa setiap orang Kristen dan muslim, dipanggil untuk melakukan kebaikan dengan meneladani sikap dan tindakan Allah sendiri. Umat diminta untuk mengasihi dan menyayangi orang lain, terutama mereka yang membutuhkan, dan mereka yang menjadi korban kekerasan dan konflik.

Surat ucapan selamat Idul Fitri tersebut kemudian ditutup dengan ucapan turut bersukacita serta salam dan berkat berlimpah dari Paus Fransiskus bagi semua muslim yang merayakan Ramadan dan Idul Fitri.

YON DEMA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan