Pucak Arus Mudik, Penumpang di Terminal Cikarang Naik 100 Persen

Puluhan pemudik di Terminal Kampung Rambutan menunggu keberangkatan di depan loket PO. Bus Antar Provinsi, Jumat, 1 Juli 2016. Tempo/Azis
Puluhan pemudik di Terminal Kampung Rambutan menunggu keberangkatan di depan loket PO. Bus Antar Provinsi, Jumat, 1 Juli 2016. Tempo/Azis

TEMPO.CO, Bekasi - Empat hari menjelang Idul Fitri, Terminal Kalijaya, Cikarang, Kabupaten Bekasi, disesaki pemudik. Jumlah calon penumpang di terminal tersebut melonjak hingga 100 persen dibanding hari biasa. "Penumpang mulai ramai sejak Jumat kemarin," kata Kepala Terminal Cikarang, Mulnadiantoro, Sabtu, 2 Juni 2016.

Dia memperkirakan akhir pekan ini menjadi puncak pemudik di terminal tersebut. Sampai pukul 14.00 WIB, lebih dari 3.000 penumpang telah diberangkatkan ke berbagai kota dan kabupaten di Jawa Tengah maupun Jawa Barat. Padahal pada hari biasanya hanya sekitar 1.200 penumpang. "Ada sekitar 150 bus yang disiapkan setiap hari untuk melayani pemudik," kata dia.

Menurut Mulnadiantoro, awal masa libur Lebaran dimanfaatkan para pemudik yang mayoritas merupakan pekerja di kawasan industri di Bekasi untuk pulang kampung menggunakan angkutan umum. Ia memprediksi kepadatan terminal bakal terjadi hingga Ahad, 3 Juli 2016. "Sampai H-3 Lebaran kemungkinan masih padat," kata dia.

Mulnadiantoro mengakui jumlah pemudik melalui Terminal Cikarang menurun. Hal ini diakibatkan oleh banyaknya instansi pemerintah maupun swasta yang menggelar kegiatan mudik gratis. Selain itu, ada peralihan pemudik dari angkutan massal ke kendaraan pribadi roda dua. "Penggunaan kendaraan pribadi ini sangat disayangkan karena rentan kecelakaan lalu lintas," kata dia.

Meskipun jumlah penumpang setiap tahun menurun, pihaknya tetap memberi jaminan kepada penumpang ihwal kelayakan serta sopir bebas dari obat-obat terlarang. Menurut dia, Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi melakukan pengecekan kelayakan kendaraan serta tes urin bagi sopirnya. "Ini untuk memberi jaminan keselamatan kepada penumpang," kata dia.

Berdasarkan pengamatan Tempo, pemudik yang ada di Terminal Cikarang bertujuan ke Pekalongan, Tegal, Yogyakarta, Solo, dan sejumlah daerah di Jawa Tengah. Selain itu, ada pemudik tujuan Jawa Barat bagian selatan, seperti Garut, Sukabumi, Tasikmalaya, dan lainnya. "Sampai sekarang masih kondusif," ujar dia.

ADI WARSONO