Antisipasi Macet saat Mudik, Gerbang Keluar Tol Cileunyi Ditambah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan pemudik antre di pintu tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu 26 Juli 2014. Ribuan kendaraan yang keluar tol Cileunyi harus menempuh waktu sampai 6 jam ke Nagreg yang normalnya bisa ditempuh dalam waktu 30 menit. TEMPO/Prima Mulia

    Kendaraan pemudik antre di pintu tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu 26 Juli 2014. Ribuan kendaraan yang keluar tol Cileunyi harus menempuh waktu sampai 6 jam ke Nagreg yang normalnya bisa ditempuh dalam waktu 30 menit. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Guna mengantisipasi terjadinya antrean kendaraan di gerbang tol Cileunyi pada arus mudik Lebaran 2017, petugas bakal membuka sekitar 10 gerbang tol keluar.

    Hingga H-5, pada Selasa 20 Juni 2017, pengelola masih membuka delapan pintu keluar saja lantaran arus lalu lintas di sekitaran Cileunyi memang masih normal.

    "Jika ada kepadatan maka akan dibuka pintu tambahan. Biasanya saat hari Lebaran karena memang tren setiap tahunnya kepadatan di tol Cileunyi jatuh pada hari itu," ujar Kepala Humas Cabang Tol Purbaleunyi, Dadan Saripudin saat ditemui di kantor cabang jalan tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa 20 Juni 2017.

    Tol Cileunyi  memiliki 13 pintu keluar masuk. Saat ini, untuk pintu masuk kendaraan yang menuju tol Cileunyi, petugas hanya membuka sekitar 5 pintu saja. Sementara untuk pintu keluar kendaraan dari arah tol Cileunyi, petugas membuka 8 pintu pada hari normal.

    "Nanti saat arus mudik yang gerbang masuk dijadikan gerbang keluar. Sementara untuk arus balik sebaliknya lebih banyak pintu masuk dari pada pintu keluar. Paling antisipasinya begitu kalau memang terjadi kepadatan," ujarnya.

    Pantauan Tempo, arus lalu lintas di sekitaran perempatan Cileunyi terlihat ramai lancar memasuki H-5 jelang Lebaran 2017. Kendaraan dari arah timur menuju barat dengan arah sebaliknya terbilang seimbang.

    Beberapa petugas kepolisian terlihat berjaga di sekitaran jalan Cileunyi guna mengantisipasi terjadinya kemacetan akibat penumpukan kendaraan. Cileunyi memang menjadi titik persinggungan kendaraan baik dari arah barat menuju timur ataupun sebaliknya.

    AMINUDDIN A.S


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.