Minggu, 15 September 2019

Ramadan 2017, Gubernur NTB Ingatkan Pentingnya Tradisi Tadarus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muhammad Zainul Madjdi. ANTARA/Andika Wahyu

    Muhammad Zainul Madjdi. ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Mataram - Setiap Ramadan dan berlangsung sejak 20 tahun lalu, organisasi perempuan di Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelenggarakan Tadarus Al-Quran di Pendopo Gubernur NTB. Tidak hanya anggota setingkat provinsi, ratusan anggota dari organisasi wanita dan majelis taklim se-Kota Mataram berpartisipasi.

    Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi menyampaikan, bahwa tadarus perempuan seperti yang diakukan di Indonesia, tidak dilaksanakan di semua tempat. "Di negara Arab misalnya, tadarus hanya dilakukan kaum laki- laki dan waktu pelaksanaannya setelah tarawih," kata Zainul sewaktu membuka kegiatan tadarus, Senin, 29 Mei 2017.

    Menurut Zainul, tadarus kaum perempuan di Indonesia, merupakan hal istimewa yang dipelopori muslimat Indonesia, yang diwariskan kepada kita, dengan tujuan memperkokoh jalinan silaturahim dan spiritualitas kita. ''Semoga kegiatan tadarus kita ini juga dapat mengkokohkan silaturahim kita, '' katanya.

    Majelis Tadarus Al-Quran Ramadan secara rutin digelar PKK, BKOW dan Dharma Wanita Provinsi NTB, dimulai Senin pagi. Berlangsung mulai pukul 8 pagi hingga selesai Zuhur, tadarus diikuti para anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang dipimpin ketua tim penggerak Erica Zainul Majdi, Badan Kontak Organisasi Wanita yang dipimpin Syamsiah Muhammad Amin dan Dharma Wanita yang dipimpin Iswanti Komalarimbun Rosyadi.

    Di hadapan sedikitnya 300 orang anggota majelis tadarus yang hadir itu, Zainul Majdi yang dikenal sebagai tuan guru bajang (tuan guru = kiyai, dan sebutan bajang karena usianya masih muda) menyampaikan betapa istimewanya posisi dan kedudukan perempuan menurut Al-Quran. Gubernur NTB ini gubernur termuda di Indonesia sewaktu dilantik periode pertama 2008 pada usia 36 tahun, kini bergelar doktor tafsir Al-Quran tamatan Universitas Al Azhar di Kairo.

    Menurutnya, Al-Quran meletakkan perempuan pada posisi dan kedudukan yang sangat mulia karena pentingnya peran perempuan dalam kehidupan di dunia. Maka, jadikan keyakinan itu sebagai pegangan ketika berhadapan dengan Al-Qur'an. ''Ini kitab yang memberi keistimewaan kepada saya, jadi saya harus berpedoman padanya," ujarnya.

    Selain membaca ayat-ayat sucinya, Zainul juga mengingatkan agar melengkapi bacaan Al-Quran itu dengan mentadabbur (memikirkan) dan memahaminya. Dikatakan bahwa Allah SWT menjelaskan bahwa telah menurunkan Alquran kepada Rasulullah dan pengikut-pengikutnya. Alquran itu adalah kitab yang sempurna mengandung bimbingan yang sangat bermanfaat kepada umat manusia. ''Bimbingan itu menuntun agar hidup sejahtera di dunia dan berbahagia di akhirat,'' ucapnya.

    Dengan merenungkan isinya, manusia akan menemukan cara-cara mengatur kemaslahatan hidup di dunia. Sungguh banyak keutamaan surat-surat dalam Al-Quran, yang didalamnya ada kebaikan untuk dunia dan akhirat.

    Ketua Tim Penggerak PKK Prov NTB Erica Zainul Majdi pada kesempatan itu mengajak dan membuka kesempatan bagi sebanyak banyak muslimat untuk beramai-ramai bertadarus. "Silahkan, bagi organisasi perempuan dan majelis ta'lim, agar mengajak seluruh anggotanya untuk kita bersama- sama bertadarus disini hingga sepuluh hari ke depan," ucapnya.

    Kegiatan Tadarus Ramadan 1438 H akan berlangsung hingga sepuluh hari ke depan. Diawali pagi hari, majelis akan dipandu Hj Suhartini, qoriah Kota Mataram untuk membaca ayat-ayat suci Al-Quran, yang dilanjutkan ceramah kemudian diakhiri salat Zuhur berjamaah.

    SUPRIYANTHO KHAFID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.