JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Sabtu, 24 Juli 2021

Nanti Malam Masuk 1 Syawal jika Hilal Terlihat  

Reporter :

Editor : Zed abidien


Senin, 4 Juli 2016 14:30 WIB

Tim Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Surabaya melakukan pemantauan Rukyatul Hilal di masjid AlMabrur di kawasan Nambangan, Surabaya, Jawa Timur, 5 Juni 2016. Kegiatan tersebut untuk menentukan tanggal 1 Ramadan 1437 Hijriah. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan sidang isbat akan digelar sore ini untuk menentukan jatuhnya Hari Raya Idul Fitri. Seperti dikutip dari akun Twitter milik Lukman, sidang isbat akan diawali dengan paparan Tim Hisab-Rukyat Kementerian Agama.

"Paparan tentang posisi hilal saat ijtimak atau konjungsi pada sore nanti. Konjungsi yang terjadi beberapa menit setelah magrib adalah peristiwa saat matahari dan bulan berada segaris di bidang ekliptika yang sama," kata Lukman, Senin, 4 Juli 2016.

Dalam paparan tersebut, menurut Lukman, posisi hilal dirukyat. "Apakah terlihat atau tidak," kata Lukman. Jika hilal terlihat sore nanti, Lukman berujar, malam nanti kalender telah memasuki bulan baru. "Yakni 1 Syawal 1437 Hijriah," tuturnya.

Namun, menurut Lukman, bulan Ramadan tahun ini akan digenapkan menjadi 30 hari apabila dalam paparan sore nanti hilal tidak terlihat. "Berarti besok Selasa masih harus puasa. Lebaran nya jatuh pada Rabu," kata Lukman menjelaskan.

Lukman berujar, setelah paparan usai, sidang isbat akan dimulai. Adapun sidang isbat tersebut akan diikuti para ulama, pakar astronomi, Majelis Ulama Indonesia, organisasi masyarakat Islam, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Badan Meteorologi dan Geofisika, serta Badan Informasi Geospasial.

"Segera seusai sidang isbat, diadakan konferensi pers untuk menyampaikan hasilnya ke publik. Demikian. Mohon maklum dan bersabar. Salam," ujar Lukman dalam akun Twitter miliknya, @lukmansaifuddin.

ANGELINA ANJAR SAWITRI

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Sabtu, 24 Juli 2021

Terpopuler