JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Minggu, 25 Juli 2021

Mudik, Lihat Jalan Rusak di Mojokerto? Lapor Lewat WhatsApp  

Reporter :

Editor : MC Nieke Indrietta Baiduri


Senin, 4 Juli 2016 13:26 WIB

redericknewspost.com

TEMPO.COMojokerto - Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Mojokerto Ajun Komisaris Hudi Arief mempersilakan masyarakat melaporkan jalan atau jalur mudik Lebaran yang rusak. "Silakan diambil foto atau gambarnya dan dijelaskan lokasinya, kemudian kirim ke kami. Nanti akan kami teruskan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga setempat," katanya, Senin, 4 Juli 2016.

Hudi mengatakan masyarakat bisa melaporkannya dengan cara mengirim foto jalan yang rusak beserta keterangan lokasi melalui WhatsApp miliknya pada nomor 081358042009. "Dinas terkait akan kami kirimi surat agar segera dilakukan perbaikan," ujarnya.

Baca juga: 7 Alasan Para Jomblo Ragu Jatuh Cinta Descendants of the Sun akan Dijadikan Film Layar Lebar

Menurut dia, polisi akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah yang bertanggung jawab pada pengelolaan jalan. "Sebab, ada jalan yang dikelola pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten," tuturnya.

Hudi menambahkan, dalam Operasi Ramadniya 2016, Kepolisian Resor Mojokerto menyiapkan 24 pos pantau. Pos tersebut tersebar dari perbatasan Jombang-Mojokerto sampai Mojokerto-Sidoarjo, dan Mojokerto-Pasuruan.

Sejumlah ruas jalan yang patut diwaspadai di antaranya jalan raya Mojosari sepanjang 15 kilometer, yang menghubungkan Kota Mojokerto dengan Mojosari, ibu kota Kabupaten Mojokerto. Kondisi jalan yang sempit dan bergelombang bisa memicu kemacetan dan kecelakaan. Selain itu, di beberapa titik minim lampu penerangan jalan umum sehingga butuh kewaspadaan jika melintas pada malam hari.

Baca juga: Park Shin Hyee Dijuluki Ratu Laga Berkat Perannya di Doctors Lalu Lintas di Tol Pejagan-Brebes Dialihkan, Tol Cikopo-Cipali Ditutup

Kepala Kepolisian Resor Mojokerto Ajun Komisaris Besar Boro Windu Danandito mengatakan, dalam Operasi Ramadniya 2016, terdapat 350 personel yang dilibatkan, yakni Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, PMI, PMK, Orari, dan sebagainya. "Tujuan operasi ini untuk memberikan keamanan dan kelancaran pengendara di jalan raya selama arus mudik dan balik Lebaran," ucapnya. Operasi Ramadniya digelar sejak 30 Juni hingga 15 Juli 2016.

ISHOMUDDIN 

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Minggu, 25 Juli 2021

Terpopuler