JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Jumat, 23 Juli 2021

Cirebon Dirikan Posko Kesehatan di Sepanjang Pantura  

Reporter :

Editor : Dewi Rina Cahyani


Kamis, 23 Juni 2016 23:02 WIB

Pekerja membuat penanda dan marka jalan di jalur baru alternatif mudik Bandung Garut via Kamojang di Lingkar Monteng, Kabupaten Bandung, 21 Juni 2016. Jalur ini menuju kawasan wisata Kawah Kamojang, Samarang, Cipanas, dan Garut kota. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Cirebon - Sebanyak 19 pos kesehatan akan didirikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon. Pos kesehatan dibuka selama arus mudik dan balik Lebaran 2016.  Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon M. Sofyan pada Kamis, 23 Juni 2016. “Pos kesehatan itu akan kami dirikan selama arus mudik dan balik Lebaran 2016,” kata Sofyan. Pos-pos kesehatan ini memanfaatkan puskesmas di Kabupaten Cirebon yang memang ada di sepanjang jalur pantura.

Sedikitnya, ada sembilan pos kesehatan yang akan dibuka selama arus mudik dan sepuluh pos kesehatan selama arus balik Lebaran 2016. Dokter dan paramedis akan disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada pemudik yang melewati jalur pantura. “Sedikitnya ada 922 petugas kesehatan yang kami siagakan,” tutur Sofyan.

Selain menyiagakan pos kesehatan, Sofyan sudah berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit di wilayah Kabupaten Cirebon, di antaranya rumah sakit yang dikelola pemerintah daerah, yaitu RSUD Arjawinangun dan RSUD Waled. Dua rumah sakit tersebut, ujar Sofyan, sudah siap menyediakan ruang perawatan khusus untuk pemudik yang melewati jalur pantura dan jalan tol di Kabupaten Cirebon.

Seluruh Polsek yang ada di wilayah hukum Polres Cirebon akan disiagakan menjadi rest area atau tempat beristirahat bagi pemudik. “Fungsi pelayanan akan kami berikan kepada pemudik di setiap Polsek,” kata Kapolres Cirebon AKBP Sugeng Haryanto.

Sugeng mengimbau, pemudik, terutama yang menggunakan sepeda motor, tidak segan beristirahat di Polsek yang ada di jalur pantura Kabupaten Cirebon. “Kalau lelah, segera beristirahat. Jangan dipaksakan. Ini untuk menghindari kejadian yang tidak kita inginkan,” tutur Sugeng.

IVANSYAH

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Jumat, 23 Juli 2021