JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Rabu, 28 Juli 2021

Mudik Lebaran, Menhub: Operasi Lebaran Sudah Dimulai  

Reporter :

Editor : Martha Warta Silaban


Senin, 20 Juni 2016 19:17 WIB

Ilustrasi pemudik lebaran. TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.COJakarta - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan operasi dalam menghadapi mudik Lebaran sudah dilakukan. Operasi ini dilakukan sejak 18 Juni lalu untuk moda transportasi angkutan laut. "Operasi Lebaran akan berlangsung sebulan sampai 17 Juli 2016," kata Jonan saat ditemui di depan Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Jakarta, Senin, 20 Juni 2016.

Jonan melanjutkan, untuk moda transportasi lain, seperti udara, darat, dan kereta api, operasi Lebaran baru akan dimulai pada 24 Juni 2016. Mengenai sarana angkutan transportasi saat mudik hari raya Idul Fitri, Jonan mengatakan jumlah sarana dirasa mencukupi.

Menurut Jonan, jumlah pesawat terbang yang didaftarkan berjumlah 529, naik 39 buah dibanding tahun lalu. Kemudian kapal laut dan kapal penyeberangan berjumlah sekitar 1.200 kapal, atau mengalami kenaikan sebesar 2-3 persen dibanding tahun lalu.

Untuk moda kereta api, yang siap digunakan berjumlah 1.600 untuk kereta penumpang dan 447 untuk lokomotifnya. Kereta lokomotif bertambah 30 buah dibanding tahun lalu, dan kereta penumpang naik jumlahnya sebesar 60 buah dibandingkan dengan tahun lalu. Adapun untuk angkutan bis antarkota antarprovinsi sudah siap sejumlah 46 ribu armada, atau naik sekitar 1.600 armada dibanding tahun lalu.

Jonan juga mengatakan, tahun ini, pihaknya mengadakan pengecekan terhadap sejumlah sarana angkutan transportasi masyarakat. Pengecekan ini sudah berjalan dan akan diselesaikan dalam beberapa hari ke depan. "Ini yang berbeda dari tahun lalu. Kami melakukan pemeriksaan sarana secara menyeluruh."

Pengecekan yang dilakukan Kementerian Perhubungan setidaknya meliputi lima hal, yaitu spidometer kendaraan berfungsi, rem dan rem tangan berfungsi, ban tak boleh tipis atau gundul. Lalu juga kaca depan kendaraan tak boleh pecah dan pengemudi mengenakan seat belt.

Menurut Jonan, hal ini merupakan standar minimal kendaraan layak beroperasi meski ada hal-hal lain yang juga penting, seperti lampu rem yang harus menyala, dan sebagainya. "Saya minta Korlantas Polri menilang kalau ini tak terpenuhi."

DIKO OKTARA

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Rabu, 28 Juli 2021

Terpopuler