JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Jumat, 6 Agustus 2021

Sidang Isbat, Kesaksian 93 Pemantauan Hilal Didengarkan

Reporter :

Editor : Grace gandhi


Minggu, 5 Juni 2016 18:56 WIB

Seorang petugas dari Tim Hisab Rukyat mengamati bulan baru atau Hilal dengan menggunakan teleskop untuk menentukan mulainya Puasa Ramadan di Pantai Jerman, Kuta Selatan, Bali, 5 Juni 2016. Pengamatan di kawasan Bali Selatan tidak berhasil melihat bulan baru karena terhalang awan. TEMPO/Johannes P. Christo

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan ada 93 titik yang menjadi lokasi pemantauan hilal untuk menentukan awal Ramadan pada 1437 Hijriyah.

“Kini tiba mendengarkan sejumlah petugas yang ditempatkan di 93 titik di Tanah Air apakah mereka melihat hilal,” kata Lukman dalam pembukaan sidang isbat di kantor Kementerian Agama, Minggu, 5 Juni 2016.

Lukman mengatakan sidang kali ini dihadiri oleh beberapa perwakilan. Ia menyebutkan ada duta besar negara tetangga, pemimpin organisasi masyarakat Islam, serta Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat. Sidang dimulai pukul 18.20 WIB. Sidang isbat digelar pemerintah secara tertutup.

Lukman mengatakan sebelum sidang digelar, ada paparan dari ahli astronomi yang juga perwakilan dari Planetarium Jakarta. Ia mengatakan paparan itu berkaitan dengan posisi hilal yang sudah tampak. “Tidak hanya dilihat dari Tanah Air, tapi berbagai penjuru di dunia,” kata dia.

Ahli astronomi Planetarium Jakarta, Cecep Nurwendaya, menegaskan bahwa hilal sudah tampak bahkan setinggi 4,12 derajat. Penampakan hilal itu didukung dengan metode hisab. Bahkan hilal sudah terlihat pada pukul 10.00 WIB. “Hisabnya sudah jelas, tinggal nunggu rukyatnya,” kata Cecep.

Sementara itu, sidang isbat berlangsung secara tertutup di ruang Auditorium KH M. Rasjidi. Awak media tampak memadati depan auditorium. Seusai sidang, pemerintah akan menggelar konferensi pers terkait dengan hasil sidang isbat yang berlangsung malam ini.

DANANG FIRMANTO

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Jumat, 6 Agustus 2021