JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Minggu, 25 Juli 2021

Lemang Tapai, Santapan Lezat Saat Lebaran

Reporter :

Editor : Zed abidien


Selasa, 21 Juli 2015 11:14 WIB

Lemang. TEMPO/Febrianti

TEMPO.CO, Padang - Banyak makanan yang bisa dinikmati saat Lebaran bersama keluarga. Salah satunya, lemang tapai. Salah satu ikon kuliner di Sumatera Barat.

Lemang tapai menjadi sajian utama yang dihidangkan saat Lebaran. Makanan khas tersebut juga menjadi buah tangan saat mengunjungi saudara dan kerabat.

"Setiap Lebaran kami pasti beli lemang tapai ini," ujar Averroez, 31 tahun, seorang warga Batusangkar, usai membeli lemang tapai di Pasar Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar.

Lemang itu diiris sebesar dua sentimeter. Lalu disirami kuah tapai. Sehingga terasa lezat dan manis. Apalagi lemang tapai ini mengeluarkan aroma khas yang menggugah selera.

Averroez membeli satu setengah batang lemang dengan harga Rp 50 ribu per batangnya. Kuah tapainya dibeli tiga gelas dengan harga Rp 5.000 per gelas.

Pedagang lemang tepai di Pasar Batusangkar, Silfia, 28 tahun, mengaku penjualan lemang tepai saat Lebaran meningkat. Dia sengaja membuat dan menjual lebih banyak dari hari biasanya.

Bahan utama lemang adalah beras ketan putih, santan kelapa, daun pisang dan daun pandan. Diperlukan sebilah ruas bambu muda dengan panjang sekitar satu meter.

Cara membuatnya, beras ketan putih itu dicuci dan dijemur hingga kering. Lalu dicampur dengan daun pandan, sedikit garam dan sirami dengan santan kelapa.

Kemudian, dimasukan ke buluh bambu yang sudah dilapisi daun pisang. Lalu dibakar di atas tungku hingga berwarna kecoklatan. Setelah itu, buluh bambu diangkat dan didingikan hingga tiga jam.

Kuahnya dibuat dari ketan hitam yang dikukus. Ditabur ragi yang telah dihancurkan hingga jadi bubuk ke atas kukusan dan ditutup dengan daun pisang. Ketan hitam itu didiamkan selama tiga hari di tempat yang kering. Sehingga menjadi tapai ketan hitam.

ANDRI EL FARUQI

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Minggu, 25 Juli 2021

Terpopuler