JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Kamis, 5 Agustus 2021

Kecelakaan Bus Rukun Sayur, Jalur Lurus Bikin Sopir Terlena  

Reporter :

Editor : Kodrat setiawan


Rabu, 15 Juli 2015 05:04 WIB

Ilustrasi. personalinjuryweekly.com

TEMPO.COCikopo - Polisi menduga kecelakaan tunggal yang menimpa bus PO Rukun Sayur bernomor polisi AD-1543-CF karena faktor pengemudi yang terlena dengan kondisi jalur. Sebab, sejak kendaraan memasuki Jalan Tol Cikopo-Palimanan, jalan raya relatif lurus, tak ada tikungan berarti, serta aspal yang mulus. Akibatnya, pengemudi memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

“Tingginya kecepatan bisa membuat manuver kecil saja berakibat olengnya kendaraan hingga tak terkendali,” kata Kepala Pos Pengamanan Arus Mudik Cikopo Kepolisian Jawa Barat Ajun Komisaris Besar Indra Jafar, Selasa, 14 Juli 2015.

Sebelumnya, bus PO Rukun Sayur rute Jakarta-Surakarta alami kecelakaan di Jalan Tol Palimanan-Kanci, tepatnya di Kilometer 202, sekitar pukul 13.15, Selasa. Akibatnya, 11 orang tewas, 7 orang mengalami luka berat, dan 27 lainnya menderita luka ringan. Polisi menaksir kerugian materi akibat kecelakaan ini mencapai Rp 200 juta.

Baca juga: Heboh Pohon Uang, Duit Rp 2,6 M Mendadak Jatuh Bak Daun! Majikan Tergoda Rayuan Pembantu, Rp 51 Juta Raib

Indra menjelaskan kecelakaan tunggal hampir bisa dipastikan karena faktor internal, bisa dari pengemudi atau kendaraan yang tak layak. Menurut dia, kemungkinan kecelakaan bus PO Rukun Sayur mirip peristiwa kecelakaan Daihatsu Gran Max di Km 178. 

Pada 6 Juli lalu, minibus Gran Max memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. “Dalam perjalanan lurus yang relatif stabil, pramudi kaget begitu tahu ada truk yang berhenti di pinggir jalan,” ujar Indra.

Namun Indra tak mau berspekulasi lebih jauh ihwal penyebab pasti kecelakaan itu. “Tunggu saja penyelidikan polisi yang sedang berada di tempat kejadian,” tuturnya.

Akibat kecelakaan bus PO Rukun Sayur, Indra menambahkan, terjadi kemacetan panjang tak lama setelah pengemudi keluar dari Pintu Tol Palimanan. Karena itu, polisi melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan pemudik ke jalur alternatif. Pengemudi diarahkan keluar ke Plumbon lalu masuk ke Jalan Rajawali Bypass. Lantas menuju terminal hingga menemukan persimpangan tiga Kanci. “Nanti bisa masuk lagi lewat Jalan Tol Kanci untuk menuju Pejagan-Brebes,” ucapnya.

RAYMUNDUS RIKANG

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Kamis, 5 Agustus 2021