JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Kamis, 5 Agustus 2021

Lintas Timur Sumatera, Waspadai Pasar Tumpah dan Lubang

Reporter :

Editor : Erwin prima


Selasa, 7 Juli 2015 15:03 WIB

Sejumlah alat berat melakukan pengaspalan Jalan Lintas Timur Sumatera di kawasan Jalan Soekarno Hatta Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/Feny Selly

TEMPO.CO, Palembang - Jalur Lintas Timur Sumatera mulai dari arah perbatasan Lampung di Kecamatan Mesuji, Ogan Komering Ilir (OKI), hingga ke perbatasan Provinsi Jambi-Sumatera Selatan saat ini kondisinya sudah layak dilalui pemudik.

Hanya saja pemudik perlu mewaspadai beberapa titik rawan macet akibat pasar tumpah dan aspal yang terkelupas. Heru Setiawan, Kepala Satuan Kerja Wilayah I Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Selatan, mengatakan jalur sepanjang 617 kilometer itu akan dihentikan perbaikannya mulai H-7 hari raya.

"Kami usahakan semuanya bisa ditambal sulam sebelum Lebaran," kata Heru Setiawan, Selasa, 7 Juli 2015. Menurut Heru, perbaikan berupa penebalan aspal atau overlay akan dilanjutkan usai libur Lebaran.

Dari pantauan sepanjang hari ini, jalur Lintas Timur mulai dari Palembang hingga Kayu Agung, jalan bergelombang dan terkelupas terlihat di Desa Tebing Gerinting, Sungai Pinang, Celika dan Simpang Penyandingan di OKI.

Namun, Heru memastikan jika terjadi kemacetan di sepanjang Lintas Timur bukan semata disebabkan kondisi jalan rusak parah, melainkan adanya pasar tradisional yang memakai badan jalan. Pasar tradisional tersebut di antaranya di Indralaya, Pasar Tugu Mulyo, Lubuk Siberuk, dan Brunai Timur. Sementara pasar tumpah untuk lintas Palembang-Jambi berada di Pasar Pangkalanbalai, Betung, Sungai Lilin, dan Bayung Musi Banyuasin.

Sementara itu Dinas Perhubungan akan menurunkan tim khusus guna melancarkan lalu lintas di sekitar pasar tumpah. Kepala Bidang LLAJ dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan Sumatera Selatan, Sudirman, mengatakan tim tersebut akan mengawal jalannya arus mudik mulai H-7.

Sudirman meminta sejumlah pengelola pasar tumpah di kawasan jalan negara agar tertib, sehingga arus mudik yang melalui jalur tersebut tidak terganggu. "Kami akan tegas agar jangan sampai terganggu," ujar Sudirman.

PARLIZA HENDRAWAN

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Kamis, 5 Agustus 2021