JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Senin, 26 Juli 2021

Pasar Belanja Online Tinggi Selama Ramadan

Reporter :

Editor : Hadriani Pudjiarti


Kamis, 25 Juni 2015 22:12 WIB

TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

TEMPO.CO, Jakarta -Dunia e-commerce Indonesia meningkat pesat dalam tiga tahun terakhir. Perilaku konsumen telah berubah dari offline ke online. Berdasarkan hasil survei Google, peningkatan belanja online oleh pembeli di Indonesia secara umum naik 30 persen.

Pada bulan Ramadan belanja online mengalami peningkatan lebih pesat. “Transaksi e-commerce pada bulan Ramadan rata-rata naik 96 persen, sementara pendapatan naik 84 persen, ” ujar Henky Prihatna, Country Industry Head Google Indonesia, dalam peluncuran kampanye Lebaran Belanja Online, Selasa lalu.

Selain peningkatan belanja online, pada bulan Ramadan juga terjadi perubahan pola trafik dari konsumen. Perubahan yang mencolok terjadi pada dini hari ketika sahur. “Pada jam 3 hingga jam 5 pagi trafik meningkat 152 persen, orang mencari resep di Google,” ujar Henky. Peningkatan juga terjadi pada jam 11-12. Sementara pada saat buka puasa, terjadi penurunan trafik pencarian.

Peningkatan pencarian konsumen, tambah Henky, sudah mulai terjadi dua minggu sebelum Ramadan. Pencarian mencapai puncaknya di saat Ramadan, dan kembali normal seperti biasa setelah Hari Raya Idul Fitri. Dari sudut konten, konsumen terutama melakukan pencarian makanan dan minuman, kartu, alat kesehatan, musik religius, hiburan, terkait ibadah dan tradisi.

Dari sudut belanja, pengeluaran konsumen tertinggi adalah pada transportasi dan komunikasi. Selain itu adalah pengeluaran makanan dan minuman, serta busana muslim. “Pengalaman tahun lalu, 189 persen peningkatan trafik di kategori sport, 400 persen peningkatan dalam trafik pada pukul 4 pagi, dan 7x peningkatan dalam pesanan kategori pakaian muslim,” ujar Henky.

Henky menambahkan, bahwa rata-rata 83 persen pencarian konsumen dilakukan di perangkat mobile. Sementara faktor pendorong orang berbelanja online adalah kenyamanan dan harga.

Meningkatnya minat konsumen untuk berbelanja online, khususnya di bulan Ramadan, dimanfaatkan oleh para e-commerce Indonesia untuk menggelar Kampanye Lebaran Belanja Online, yang digelar selama sepuluh hari, dari 25 Juni hingga 5 Juli 2015.

Kampanye yang dipelopori Lazada, Zalora, Bukalapak dan 40 e-commerce di Indonesia itu juga bertujuan untuk mengedukasi lebih banyak konsumen di Indonesia mengenai manfaat dari belanja online. “E-commerce yang berpartisipasi pada kegiatan ini berkomitmen untuk menghadirkan layanan belanja online yang mudah, aman dan dapat dipercaya,” ujar Yusi H. Obon, Kepala Komunikasi Bukalapak.com.

ERWIN ZACHRI

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Senin, 26 Juli 2021

Terpopuler