JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Selasa, 27 Juli 2021

Begini Cara Kenyang Lebih Lama Saat Puasa

Reporter :

Editor : Kodrat setiawan


Rabu, 24 Juni 2015 05:14 WIB

Ilustrasi Buka Puasa. Agoes Rudianto/Getty Images

TEMPO.CO , Bandung: Orang yang berpuasa pasti pernah merasakan tubuh lemas dan lapar. Penyebabnya, kata Kepala Instalasi Gizi Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, Asep Ahmad Munawar, karena perut orang berpuasa kosong sekitar 14 jam. Untuk menyiasati masalah tersebut, orang ketika makan sahur harus menyantap makanan berprotein hewani.

Protein, kata Asep, merupakan zat makanan yang lebih lama diolah organ pencernaan dibanding zat makanan lain. “Pada dasarnya, yang harus dikonsumsi saat sahur adalah gizi seimbang. Namun yang paling disarankan adalah protein,” ujarnya, Selasa, 23 Juni 2015.

Dengan mengonsumsi protein saat sahur, energi yang diolah akan tahan lama. Sehingga orang yang berpuasa tidak terlalu cepat merasakan lapar.

Protein merupakan salah satu kelompok bahan makronutrien. Tidak seperti bahan makronutrien lain seperti lemak dan karbohidrat, protein berperan lebih penting dalam pembentukan biomolekul daripada sumber energi. Sumber makanan yang mengandung protein hewani itu di antaranya daging, telur, dan ikan.

Selain itu, Asep menyarankan agar sayuran dan buah-buahan ikut masuk dalam menu hidangan sahur. Serat dari buah dan sayur, katanya, relatif lama untuk dicerna tubuh sehingga membuat individu merasa kenyang lebih lama.

“Serat juga baik bagi proses penurunan berat badan dengan menghindarkan adanya endapan lemak,” kata Asep.

Adapun beberapa makanan yang sebaiknya dihindari, yakni berzat pengawet dan pedas, karena akan meningkatkan asam lambung dan menimbulkan rasa mual. “Agar individu merasa kenyang lebih lama hindari makanan yang mengandung karbohidrat murni gula, madu, serta makanan olahannya seperti kecap, coklat,” kata dia.

Karbohidrat murni cepat dicerna tubuh dan diolah menjadi energi sehingga orang yang berpuasa menjadi lebih cepat merasa lapar dan lemas.

Sebaliknya saat berbuka puasa, dianjurkan mengonsumsi karbohidrat murni karena dengan cepat dapat mengembalikan energi yang telah hilang sehingga dapat melakukan aktivitas ibadah seperti salat tarawih dengan bugar.

ANWAR SISWADI

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Selasa, 27 Juli 2021