JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Rabu, 4 Agustus 2021

Waspadai Tiga Kecerobohan Saat Naik Kereta Api

Reporter :

Editor : Grace gandhi


Jumat, 19 Juni 2015 05:15 WIB

Sejumlah pemudik ramaikan stasiun Pasar Senen di Jakarta, 20 Juli 2014. H-8 lebaran Idul Fitri, ratusan pemudik yang menggunakan jasa kereta api hari ini berangsur diberangkatkan, Tempo/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.COJakarta - Mudik Lebaran hanya tinggal hitungan 3-4 pekan lagi. Kereta api menjadi salah satu moda favorit masyarakat untuk sampai ke kampung halaman. Tak heran bila tiket kereta untuk mudik Lebaran sudah ludes terjual sejak penjualannya dibuka tiga bulan silam. 

Namun siapa sangka kesalahan kecil bisa membatalkan perjalanan Anda yang sudah menggenggam tiket mudik ke kampung halaman. Hal sepele bisa membuat Anda ketinggalan kereta. 

Berikut ini langkah antisipasi agar mudik dengan kereta api berjalan lancar.

1. Cetak Tiket Online Jauh Hari Banyak calon pemudik yang membeli tiket Lebaran via online di agen, gerai retail, maupun situs resmi PT Kereta Api Indonesia (Persero). Setelah bertransaksi, Anda cuma mendapat kode booking, bukan tiket resmi. Kode booking itu perlu ditukar dengan tiket resmi yang bisa dicetak di gerai Cetak Tiket Mandiri (CTM) yang tersedia di tujuh stasiun di DKI Jakarta. 

Gerai cetak tiket itu ada di Stasiun Gambir (sembilan mesin CTM), Stasiun Pasar Senen (tujuh mesin CTM), dan Stasiun Jakarta Kota (dua mesin CTM). Selain itu, terdapat di Stasiun Jatinegara (satu mesin CTM), Stasiun Bekasi (satu mesin CTM), Tanjung Priok (satu mesin CTM), dan Stasiun Bogor (satu mesin CTM).

Menurut juru bicara PT Kereta Api Daerah Operasi I DKI Jakarta, Bambang S. Prayitno, struk pesan tiket wajib dicetak sedini mungkin agar terhindar dari antrean saat melakukan pencetakan. "Sangat riskan mencetak bersamaan dengan jadwal berangkat, bisa tertinggal kereta," kata Bambang kepada Tempo, Kamis, 18 Juni 2015.

2. Perhitungkan Waktu Tempuh Rumah-Stasiun Bambang menambahkan, pemudik sering abai memperhitungkan waktu tempuh dari rumah menuju stasiun. Padahal lalu lintas saat puncak arus mudik sering padat, lebih-lebih di lokasi menuju terminal atau stasiun. "Terlambat karena macet bisa membuat pemudik ketinggalan kereta," ujarnya.

3. Bawa Identitas Asli Pemudik kerap meremehkan kelengkapan identitas saat perjalanan. Apalagi, Bambang berujar, PT KAI amat ketat memeriksa kesesuaian pemegang tiket dengan kartu identitas. "Jika tiket tak cocok dengan identitas, tiket hangus," tutur Bambang.

RAYMUNDUS RIKANG

IKUTI: TEMPO HADIAH RAMADAN 2015

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Rabu, 4 Agustus 2021

Terpopuler