JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Minggu, 25 Juli 2021

Agar Tak Ricuh, Pembagian Zakat Diusulkan Serentak  

Reporter :

Editor : Rini Kustiani


Sabtu, 26 Juli 2014 20:12 WIB

Ilustrasi pembagian zakat. ANTARA/Rudi Mulya

TEMPO.CO, Bandung - Waktu pembagian zakat fitrah kepada fakir miskin di sejumlah masjid besar di Bandung tak seragam. Selain berdampak kurang efektif, kericuhan saat pembagian zakat dikhawatirkan terulang.

Sekretaris panitia unit pembagian zakat Masjid Raya Bandung, Atang Wahyudin, mengatakan sudah berupaya berkoordinasi dengan sejumlah masjid raya di Bandung agar waktu pembagian zakat berlangsung serentak. "Supaya pada suatu waktu tidak terpusat di satu tempat," ujar Atang saat ditemui Tempo, Sabtu, 26 Juli 2014.

Pembagian zakat di Masjid Raya Bandung seperti biasanya, berlangsung malam hari setelah salat isya atau saat takbiran. Adapun di masjid raya lain sejak sore setelah salat asar. "Jadi di sini selalu yang terakhir, orang (penerima zakat) membludak," kata dia. Tahun lalu, kericuhan tak terhindarkan hingga ada yang terjepit kerumunan dan pingsan.

Menurut Atang, orang yang meminta zakat di Masjid Raya Bandung berkisar 3.000-4.500 orang. Tahun ini diperkirakan sama jumlahnya. Dari hasil pengumpulan zakat tahun ini yang ditargetkan Rp 100 juta lebih, setiap penerima zakat akan diberi uang sekitar Rp 30 ribu. "Besaran tergantung penerimaan, ada yang antri sejak sore tidak kebagian juga tahun lalu," kata dia. Tahun lalu, total penerimaan zakat mencapai Rp 210 juta.

Atang mengakui panitia kesulitan menyaring penerima zakat agar tidak menerima berulang dari masjid lain. Panitia juga sulit mencegah orang yang tergolong mampu datang mengantre zakat. "Ada yang pakai emas, handphone canggih, ikut antri. Susah juga melarangnya," kata dia.

Di Masjid Raya Bandung, pada H-2 Lebaran ini terkumpul zakat fitrah, mal (harta), sodakoh, dan infak, sebesar Rp 90-an juta. Jumlah ini baru setengahnya dibanding total penerimaan tahun lalu. Atang berharap di hari terakhir Ahad besok, penerimaan zakat bisa bertambah hinga mencapai Rp 100 juta lebih.

ANWAR SISWADITopik terhangat:Arus Mudik 2014 | MH17 | Pemilu 2014 | Ramadan 2014 | Tragedi JIS

Berita terpopuler lainnya:KPK Sidak ke Soekarno-Hatta, 14 Orang DigelandangYohanes Surya Jadi Menteri, 'Apa Saya Mampu?'Diusulkan Jadi Calon Menkominfo, Ini Kata Nezar Patria

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Minggu, 25 Juli 2021

Terpopuler