JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Selasa, 28 September 2021

Cegah Pasar Tumpah, Polisi Jadi Pagar Betis  

Reporter :

Editor : Rachma Tri Widuri Staf Redaksi


Sabtu, 26 Juli 2014 12:47 WIB

Sejumlah pedagang menggelar dagangannya di pinggir jalan Pasar Banjaran, Kabupaten Tegal, 20 Juli 2014. Pasar tumpah Banjaran, Lebaksiu dan Margasari yang berada di jalur Selatan, titik rawan kemacetan arus mudik saat ini, akibat pengalihan dari jalur pantura yang disebabkan jembatan Comal amblas. ANTARA/Oky Lukmansyah

TEMPO.COJakarta - Lebih dari 15 pasar di Jawa Barat berpotensi menimbulkan kemacetan panjang di jalur mudik. Berdasarkan pantauan Tempo di Pekalongan, Sabtu, 26 Juli 2014, pihak Kepolisian menggunakan sistem pagar betis untuk mencegah terjadinya pasar tumpah. (baca: Ini Solusi Atasi Pegal Saat Mudik Lebaran)

Belasan anggota polisi itu berjajar di beberapa pasar yang terletak di pinggir jalan Pekalongan dan Tegal. Mereka berdiri berjajar untuk menghalau pedagang dan pembeli yang bertransaksi di pinggir jalan. Pagar bambu juga didirikan.

Kendaraan yang hendak parkir atau berhenti di sekitar pasar pun diusir oleh polisi agar tidak menghambat lalu lintas. Cara polisi ini cukup membantu kelancaran lalu lintas yang padat karena tingginya volume kendaraan pemudik. (baca: Malam Ini, 137 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta)

Sistem pagar betis ini juga diterapkan di sejumlah putaran jalan pantai utara (pantura) dari Cikampek, Pamanukan, hingga Cirebon. Namun, putaran jalan tetap dibuka untuk aktivitas penduduk sekitar dalam radius sekitar satu kilometer.

Pagar betis polisi juga dilakukan di persimpangan jalan atau pertemuan arus kendaraan, seperti Simpang Jomin, Cikampek, Karawang, dan pintu keluar Tol Palikanci-Pejagan, Cirebon. (baca:H-2, Cileunyi-Nagreg Macet 10 Kilometer)

AFRILIA SURYANIS | ELIK SUSANTO

Terpopuler: Kabinet Jokowi Beri Ruang Luas Bagi Perempuan Militan ISIS Ledakkan Makam Nabi Yunus  Atlet Sabina Altynbekova Banjir Hadiah dari Fan Dukung Israel, Wanita Kirim Foto Seksi ke Facebook KPK Sidak ke Soekarno-Hatta, 14 Orang Digelandang

 

<

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Selasa, 28 September 2021

Terpopuler