JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Kamis, 29 Juli 2021

H-5 Lebaran, Arah Limbangan Antrean 4 Kilometer  

Reporter :

Editor : Istiqomatul Hayati


Rabu, 23 Juli 2014 12:05 WIB

Ribuan Personil Polda Jabar Amankan Arus Mudik 2014

TEMPO.CO, Jakarta - Antrean arus kendaraan tujuan timur Jawa Barat mengantre sekitar 4 kilometer untuk melintasi pusat Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Rabu pagi, 23 Juli 2014. Penyebabnya adalah kesibukan rutin kawasan Pasar dan Terminal Limbangan. (Baca:Pasar Tumpah Hadang Pemudik di Pantura dan Jalur Tengah)

Pantauan Tempo, perlambatan dan arus dari arah Bandung/Jakarta mulai terasa di Kampung Cibedug, kawasan jalan berliku terakhir jalur Nagreg-Limbangan. Dari situ, antrean mobil, bus, dan truk terus memanjang hingga 4 kilometer melintasi posko utama mudik di Cigagade hingga pertigaan Limbangan-Leuwigoong.

"Ini (mobil) ngantay (mengantre) mah dari subuh tadi," ujar Eno, warga setempat pengelola sebuah masjid di 200 meter jelang Pasar Limbangan, Rabu, 23 Juli 2014. Menurut pria 60 tahun ini, antrean jelang Limbangan rutin terjadi setiap pagi dan kadang pada tengah hari. "Tiap hari aja ngantay, apalagi kalau musim mudik Lebaran, panjang sampai Cibedug," ujar Eno.

Pantauan Tempo, kemacetan sempat diperparah tabrakan beruntun pengantre mobil Honda CRV bernomor polisi B-1000-FK yang menabrak pikap sarat muatan di depan restoran Pananjung 2 di Cigagade. Akibatnya, arus merambat di jalur antara kompleks pasar/terminal--yang tengah direhabilitasi--dan barisan pertokoan.

Di sebagian dua bahu jalan berseberangan tampak alat penghalang (barrier) kepolisian berwarna merah. Sedangkan di tengah badan jalan tampak berjejer puluhan batang tolo-tolo sebagaian median jalan. Empat polisi dan dua petugas Dinas Perhubungan terlihat berjaga.

Dari kawasan Pasar Limbangan, antrean masih memanjang sekitar 100 meter hingga pertigaan Limbangan-Leuwigoong, yang juga dijaga empat polisi yang mengatur arus keluar-masuk persimpangan jalur itu. Adapun antrean arus dari arah Tasikmalaya mengantre sekitar 300 meter jelang simpang Leuwigoong dan pasar tumpah tersebut. (Baca: VMS Pandu Pemudik di Tol Cikampek)

Hari ini tak lagi terlihat angkutan delman sarat penumpang yang biasa melenggang di jalanan Limbangan. Delman acap dituding sebagai salah satu biang macet jalur mudik Limbangan. "Mulai H-7, delman di Limbangan sudah diliburkan sementara dengan kompensasi Rp 75 ribu per hari dari pemda Kabupaten Garut," ujar Kepala Polres Garut Ajun Komisaris Arif Rachman, Selasa, 22 Juli 2014.

Selain menyetop operasi delman, tutur Arif, Polres Garut melakukan kanalisasi penyeberangan orang dan pengaturan arus jalur, akses pompa bensin, serta penghentian angkutan umum. "Selain Limbangan, trouble spot arus mudik di Garut adalah Pasar Lewo, Pasar Malangbong, dan Pasar Leles," katanya saat memaparkan di hadapan Kepala Polri Jenderal Sutarman kemarin. 

ERICK P. HARDI|SIGIT ZULMUNIR

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Kamis, 29 Juli 2021

Terpopuler