JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Selasa, 27 Juli 2021

Mudik, 584 Lampu Padam dan 92 Baut Rel KA Raib

Reporter :

Editor : Juli Hantoro


Selasa, 22 Juli 2014 23:15 WIB

Warga menyeberang jalan di depan pasar Sukamandi, Subang, Jawa Barat, 20 Juli 2014. Kondisi tersebut memicu terjadinya kemacetan di ruas Pantura Subang terutama pada saat puncak arus mudik. TEMPO/Nanang Sutisna

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat mencatat sebanyak 584 titik lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalur mudik padam. Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengintruksikan, segera diperbaiki dengan target H-2 lebaran selesai.

"Sudah diinstruksikan untuk memasang lampu secara zig-zag," Rahmat Effendi saat memantau jalur mudik di Kota Bekasi, Selasa, 22 Juli 2014. Sehingga, tidak semua titik dipasang. Pemasangan secara zig-zag diyakini mampu membantu penerangan. Apalagi, pemudik melintas rata-rata malam hari.

Selain itu, jalur mudik di Kota Bekasi masih terkendala dengan kemacetan akibat pedagang kaki lima berjualan di bahu Jalan Juanda. Meski jalur tersebut, bukan jalur utama pemudik, tapi jalur itu bisa menjadi alternatif untuk bisa terhubung dengan Jalan Diponegoro, Kabupaten Bekasi. "Ini memang menjadi masalah namun H-4 sudah kami bersihkan," kata Rahmat.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bekasi, menjamin kesiapan kondisi sarana dan prasarana yang akan dilalui arus mudik di wilayah setempat. "Sarana dan prasarana yang akan dilewati oleh para pemudik, sudah 99 persen layak dan aman dilalui," ujarnya.

Secara terpisah, Kepolisian Sektor Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menyisir sepanjang jalur rel kereta api yang berada di wilayah hukumnya, Selasa dini hari, 22 Juli 2014. Hasil penyisiran, ditemukan 92 baut rel kereta api yang hilang. "Ada indikasi gangguan. Karena ada baut hilang," ujar Kapolsek Cikarang Barat, Ajun Komisaris Lintar Mahardono.

Kepolisian menyisir rel kereta sepanjang 10 kilometer, mulai dari perbatasan Tambun, hingga Cikarang Timur. Meski demikian, polisi tak dapat memastikan, apakah baut yang lepas tersebut sengaja dilepas atau tidak. "Kami akan laporkan ke pihak PT Kereta Api Indonsia (KAI)," ujar dia.

ADI WARSONO

Berita Terpopuler:Pengumuman Pilpres, Jalan Imam Bonjol DitutupJenderal Budiman Kerap Tak Seirama dengan Panglima  Kasus Obor Rakyat Dibawa ke Ranah PidanaMassa Prabowo Unjuk Rasa di KPU Siang Nanti  

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Selasa, 27 Juli 2021