JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Minggu, 25 Juli 2021

Ini Jalur Rawan di Tuban-Bojonegoro-Lamongan

Reporter :

Editor : Zed abidien


Sabtu, 13 Juli 2013 12:49 WIB

Sejumlah pekerja menyelesaikan proses pembetonan jalur Pantura Kudus-Pati di Kudus, Jateng, Selasa (25/6). ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

TEMPO.CO, Bojonegoro - Para pemudik harus mewaspadai di jalur pantai utara (pantura) dan jalur tengah Tuban-Bujonegoro-Lamongan, Jawa Timur. Di sejumlah jalur, kerap terjadi macet, rawan kecelakaan dan juga tindak kriminalitas.

Di Bojonegoro terdapat sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas. Yaitu di kilometer 9 di Kecamatan Kapas, berikutnya di kilometer 13 dan kilometer 14 tepatnya di Desa Balen Kecamatan Balen. Di jalur yang menghubungkan antara Bojonegoro-Babat, Lamongan ini, dikenal padat lalu lintas, jalan sempit dan lurus. “Pemudik mesti hati-hati,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Ajun Komisaris Polisi Oscar Samsudin, Sabtu 13 Juli 2013.

Selain jalur rawan kecelakaan, ada juga tiga rawan macet. Yaitu pasar yaitu Pasar Boureno, Pasar Sumberejo dan Pasar Kalitidu. Jika pagi hingga siang, terjadi pasar tumpah di mana aktivitasnya memakan separo badan jalan.

Di jalur Pantura Kabupaten Tuban, juga perlu diwaspadai karena rawan lalu lintas dan tindak kriminalitas. Tiga titik rawan tersebut semuanya berada di jalur Pantura dan penghubung jalur antar kabupaten. Tiga titik rawan yaitu, Alas Jati Peteng yang berlokasi di Kecamatan Jenu sekitar 17 kilometer arah barat Kota Tuban. Di jalur padat lalu lintas ini kerap terjadi tindak kriminalitas. Di sisi kiri-kanan badan jalan terdapat hutan jati yang kerap terjadi tindak criminal, seperti bajing loncat.

Selanjutnya, di jalur perbatasan antara Bancar, Tuban dengan Bulu, Kabupaten Rembang Jawa Tengah. Jalur padat lalu lintas tetapi lebar jalan yang terbatas, sekitar 10 meter, mengakibatkan kerap terjadi kecelakaan lalu lintas. Ada lagi, jalur rawan lalu lintas, terutama di Pos Jaga Temangkar, Kecamatan Widang. Meski relatif lebar, tetapi jalannya lurus dan pemakai kendaraan kerap melaju dengan kecepatan tinggi.

Di Lamongan, polisi juga mengaktifkan razia malam hari selama bulan Ramadan di jalur Pantura. Razia malam hari juga digelar di jalur antar kecamatan yang dikoordinir 27 Kantor Kepolisian Sektor di seluruh Lamongan.

Daerah rawan lainnya adalah jalur Pantura Lamongan. Yaitu mulai dari sepanjang jalan antara Kecamatan Palang, Tuban, yang berbatasan dengan Kampung Lohgung, juga di daerah Sedayu Lawas, Kecamatan, Brondong. Kemudian jalur sepi berlokasi di antara Kecamatan Brondong hingga ke Kecamatan Paciran. Pada malam hari, di sejumlah titik Jalan peninggalan Pemerintahan Daendles, Belanda itu, memang sepi.

SUJATMIKO

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Minggu, 25 Juli 2021

Terpopuler