JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Senin, 2 Agustus 2021

Hypermart: Kontribusi Omzet Ramadan 30-35 Persen

Reporter :

Editor : Setiawan Adiwijaya


Rabu, 10 Juli 2013 10:30 WIB

Hypermart. TEMPO/Seto Wardhana

TEMPO.CO, Jakarta - Ramadan punya berkah tersendiri bagi bisnis retail. Omzet di sebulan Ramadan punya kontribusi besar bagi penjualan setahun. "Kontribusi penjualan bisa 30-35 persen dari omzet setahun," kata Corporate Communication Director PT Matahari Putra Prima (Hypermart), Danny Kojongian kepada Tempo, Selasa malam, 9 Juli 2013.

Selama bulan puasa, menurut Danny,  bahan makanan untuk kebutuhan berbuka atau sahur laris manis. Beberapa yang paling dicari seperti buah-buahan segar, sirup dan kurma. Dua minggu setelah Ramadan, bertepatan dengan turunnya tunjangan hari raya (THR) biasanya penjualan elektronik ikut menanjak.

"Ada sedikit perubahan dibanding 4-5 tahun lalu. Dulu, banyak makanan di bawa pulang mudik, dalam 2 tahun terakhir masih tetap besar,” katanya. Namun menurut ia, sekarang ada tendensi membeli elektronik, smartphone dan handphone, bukan yang terlalu mahal, untuk dikasih ke keluarga. Penjualan pulsa juga jadi meningkat.  Elektronik lainnya yang banyak dicari sebagai kado di hari raya adalah televisi layar datar dan DVD player.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Danny mengatakan, pihaknya juga akan ikut menggelar acara belanja tengah malam (midnight sale), utamanya menjelang mudik. Meski begitu, kontribusi dari acara ini tak besar, hanya saja memberi kesempatan lebih panjang untuk berbelanja. "Biasanya belanja pagi siang hari, dan malam setelah berbuka, atau kalau ingin menghindari mengantri datang agak malam lagi," katanya.

Ramadan ini, Danny mengatakan, Hypermart akan lebih gencar melakukan promosi. Informasi promo akan dipublikasikan melalui media massa, website, sosial media, pesan blackberry, termasuk email ke pelanggan setia.

Soal daya beli masyarakat pada Ramadan kali ini, apalagi paska kenaikan harga BBM dan tarif dasar listrik (TDL), Head of Public Relations Hypermart, Fernando Repi mengaku optimistis. "Seiring kelas menengah yang membaik, tahun ini diharapkan daya beli tetap bagus," katanya. Meski tentu penyesuaian harga di sana sini, kemungkinan akan membuat masyarakat harus menghitung ulang alokasi pengeluarannya, berapa alokasi untuk transportasi mudik dan belanja kebutuhan lainnya.

Omzet diharapkan turut tergenjot dengan kehadiran 3 gerai baru Hypermart yang akan buka  pada Ramadan ini yakni di Siantar, Tegal, dan Mataram NTB. "Semoga ini bisa memberi kontribusi besar juga," katanya.

MARTHA THERTINA

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Senin, 2 Agustus 2021

Terpopuler