JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Senin, 26 Juli 2021

Serabi dan Intip, Oleh-oleh Solo Paling Dicari

Reporter :

Editor :


Senin, 27 Agustus 2012 04:32 WIB

Serabi, jajanan pasar khas Solo. TEMPO/Suryo Wibowo

TEMPO.CO, Solo– Perantau yang mudik ke Solo dan sekitarnya menyempatkan membeli buah tangan untuk kerabat atapun kolega di tempat rantau. Saat puncak arus balik seperti hari ini, Minggu, 26 Agustus 2012, toko oleh-oleh pun ramai didatangi perantau yang ingin membeli oleh-oleh sebelum pulang ke kota tempat dia mencari nafkah.

Seperti di pusat oleh-oleh di Jongke yang sedari pagi dipadati pembeli. Menurut salah seorang pemilik toko oleh-oleh, Farida, yang paling banyak dicari pembeli adalah intip. "Intip paling disukai pembeli," ujarnya.

Intip dibuat dari nasi yang dikeringkan. Intip biasanya berbentuk lingkaran dimana bagian tengahnya lebih rendah dari pinggir. Lazimnya intip dibuat dalam rasa gurih, asin dan manis. Harganya pun terjangkau, tidak sampai Rp 10 ribu per buah. Selain intip, dia juga menjual keripik cakar, keripik paru, srundeng, dan abon.

Dia mengatakan kebanyakan pembeli adalah mereka yang hendak kembali ke kota besar seperti Jakarta dan Bandung. Setelah menghabiskan waktu liburan selama Lebaran di Solo, pemudik membeli oleh-oleh khas Solo.

Pantauan Tempo, di pusat oleh-oleh Jongke di Jalan Dr. Radjiman banyak berjajar mobil dengan pelat nomor luar kota seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Biasanya mereka tidak hanya membeli satu jenis oleh-oleh, tapi beberapa jenis. "Tapi tetap yang paling dicari intip," katanya.

Selain intip, oleh-oleh khas Solo lainnya yang banyak dicari adalah serabi. Terutama di pusat penjualan serabi di Jalan Muh Yamin di kawasan Notosuman. Menurut salah seorang pemilik toko penjual serabi, Lidyawati, dia menambah produksi serabi menjadi dua kali lipat.

"Hari biasa, saya hanya menyiapkan 100 kilogram tepung beras. Kini saat libur Lebaran ditambah dua kali lipat menjadi 200 kilogram," katanya. Dia mengatakan pembeli serabi Notosuman bertambah banyak saat libur Lebaran.

Meskipun pembeli makin banyak, dia tidak menaikkan harga. Satu serabi dijual Rp 1.800 untuk serabi putih dan Rp 2 ribu per buah untuk serabi coklat. Serabi dijual dalam satu kotak berisi 10 buah serabi.

UKKY PRIMARTANTYO

Berita lain:Liputan Khusus Ramadan dan Lebaran 2012Yang Terjadi di Kamar Itu Saat Harry Difoto BugilAhok: Hebat kan, Saya Jadi KoboiRibuan Orang Padati Halal Bihalal Jokowi-AhokArtis-artis Ini Dukung Jokowi-AhokHashim : Jokowi-Basuki akan Bantu Prabowo di 2014

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Senin, 26 Juli 2021

Terpopuler