JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Senin, 2 Agustus 2021

Tradisi Nyangkar dan Lebaran Topat di Lombok

Reporter :

Editor :


Senin, 27 Agustus 2012 03:18 WIB

ANTARA/M Agung Rajasa

TEMPO.CO, Mataram–Ahad 26 Agustus 2012 pagi, kompleks Makam Batu Layar – Senggigi Lombok dipadati warga yang datang dari berbagai kampung. Mereka berdatangan untuk ziarah di tempat mendaratnya Sayid Duhri Al Haddad Al Hadrami --yang diakui sebagai penyebar Islam-- sekitar abad 17. Ada kuburan istrinya yang letaknya pada ketinggian 30 meter di atas permukaan laut di depannya.

Keramaian warga tersebut dilakukan sebagai tradisi Nyangkar yang menandai selesainya puasa sunah enam hari setelah Hari Raya Idul Fitri. Mereka kemudian berlebaran ketupat membawa Dulang Pesaji (makanan khas lebaran) ke masjid dan sewaktu melakukan ziarah ke makam tokoh yang dihormati.

Dalam kunjungannya, peziarah biasanya berzikir dan berdoa. Ada pula yang memiliki hajat Nguris Rambut (memotong rambut) anak bayinya disertai Zikir Serakal (membacakan lagu pujian kepada Nabi Muhammad yang diambil dari Kitab Al Barzanji.

Seusai serakal lalu dilanjutkan menyimbik yaitu menorehkan pada dahi, siku tangan, lutut dan ibu jari kanan menggunakan kunyahan kapur, buah pinang dan daun sirih yang sebelumnya diletakkan di atas kubur makam yang dianggap keramat. Di sana pula air rendaman bunga rampe digunakan untuk menyuci muka anak yang dihajatkan.

Seusai acara inilah mereka kemudian makan ketupat bersama. Menunya ketupat yang dilengkapi opor ayam, pelalah ayam atau daging dan lauk nyiuh (sambal kelapa mentah). "Ini tradisi masyarakat," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Faturahim selaku penyelenggara Lebaran Topat 2012.

Tradisi masyarakat tersebut hanya ditemukan di Lombok sebagai daya tarik pariwisata. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, acara ini diselenggarakan masuk sebagai major event kepariwisataan.

Yang juga dikunjungi warga Lombok pada hari Lebaran Topat di kota Mataram yaitu makam penyebar Islam Gaos di Loang Balok Tanjung Karang Ampenan. Kemudian, makam Bintaro di pantai Ampenan yang merupakan kubur ulama-ulama Islam dan tokoh pejuang Saleh Sungkar.

SUPRIYANTHO KHAFID

Berita lain:Liputan Khusus Ramadan dan Lebaran 2012Yang Terjadi di Kamar Itu Saat Harry Difoto BugilAhok: Hebat kan, Saya Jadi KoboiRibuan Orang Padati Halal Bihalal Jokowi-AhokArtis-artis Ini Dukung Jokowi-AhokHashim : Jokowi-Basuki akan Bantu Prabowo di 2014

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Senin, 2 Agustus 2021

Terpopuler