JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Minggu, 25 Juli 2021

Arus Balik, Pantura Padat Merayap 8 Kilometer  

Reporter :

Editor :


Sabtu, 25 Agustus 2012 12:10 WIB

Kendaraan pemudik dari arah Barat ke Timur berjalan melambat di jalur pantura, Brebes, Jateng, (15/8). Pada H-4 jalur pantura mulai terlihat padat dan diperkirakan lonjakan arus mudik terjadi pada H-3 dan H-2. ANTARA/Oky Lukmansyah

TEMPO.CO, Cirebon - Antrean kendaraan sepanjang 8 kilometer dari Tegalkarang menuju Tegalgubug terjadi di jalur Pantai Utara (Pantura) Cirebon. Kendaraan mulai dialihkan ke jalur alternatif.

Berdasarkan pantauan Tempo, Sabtu, 25 Agustus 2012, ini merupakan hari pasaran di Pasar Tegalgubug. Sekalipun tidak terletak di jalur balik, namun banyaknya pembeli yang menyeberang jalan tetap membuat laju kendaraan terhambat.

Polisi bersama Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon sudah membuat pagar betis di depan pasar tersebut.

Kepala Bagian Operasional Kepolisian Resor Cirebon Komisaris Polisi Jonner mengatakan seluruh personel telah disiagakan sejak Jumat malam, 24 Agustus 2012, sekitar pukul 22.00. "Petugas kami membantu menyeberangkan warga sehingga bisa lebih teratur dan tidak menyebabkan kemacetan," katanya.

Antrean di daerah Tegalkarang sebabkan adanya pertemuan kendaraan dari arah Pantura dan kendaraan yang keluar dari tol Palikanci. Kondisi diperparah karena seluruh kendaraan, termasuk sepeda motor, saat ini dialirkan semua ke Pantura utama.

Dari titik Tegalkarang, kendaraan harus tetap berjalan perlahan karena sekitar 3 kilometer di depan pertigaan Arjawinangun terdapat tikungan yang cukup tajam. Kendaraan juga harus berjalan perlahan, dengan kecepatan rata-rata 30 kilometer per jam karena padatnya lalu lintas hingga Pasar Tegalgubug.

Kepala Kepolisian Resor Cirebon AKBP Hero Henrianto Bachtiar mengatakan, hingga siang ini, terjadi peningkatan kendaraan yang cukup tinggi. Lantaran masih berlangsung aktivitas pasar di Tegalgubug, pemudik akan dialihkan ke jalur alternatif, yaitu Jenun-Gintung-Bunder, dan kembali ke jalur Pantura menuju Indramayu.

"Pengalihan ke jalur alternatif menuju Palimanan-Majalengka-Tomo-Cikamurang-Wesel-Subang tetap akan dilakukan, melihat kondisi di lapangan," kata Hero.

Selain itu, petugas menyiapkan pengalihan ke jalur alternatif Cikamurang jika kondisi di Pantura Indramayu padat. "Kami terus berkoordinasi dengan petugas di Indramayu dan Majalengka," kata Hero.

IVANSYAH

Berita terpopuler lainnya:Backpacker Jerman Ikut Antre Salaman dengan SultanPemudik Dialihkan ke Jalur Alternatif CikamurangRibuan Warga Yogyakarta Antre Salami SultanPolisi Perketat Pengamanan Jalur Mudik BakauheniLebaran, Konsumsi Premium Jawa Timur MeningkatJumlah Kerugian Kecelakaan Mudik Rp 8 Miliar

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Minggu, 25 Juli 2021

Terpopuler