JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Minggu, 25 Juli 2021

Harga Daging di Garut Capai Rp 80 Ribu per Kilo

Reporter :

Editor :


Kamis, 16 Agustus 2012 03:43 WIB

TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO , Garut: Harga daging sapi dan ayam di Kabupaten Garut, Jawa Barat, terus merangkak naik. Perubahan harga mulai terjadi sepekan menjelang lebaran.

"Harganya bisa naik dalam hitungan jam, bukan hari lagi," ujar pedagang daging Pasar Induk Guntur Ciawitali Kabupaten Garut, Yayah Kodariah, 50 tahun, ditemui di kiosnya, Rabu, 15 Agustus 2012.

Menurut dia, melonjaknya harga daging ini diakibatkan meningkatnya permintaan masyarakat untuk konsumsi kebutuhan lebaran. Setiap harinya permintaan konsumen kerap tidak terpenuhi. Alasannya karena persediaan daging para pedagang umumnya telah habis saat siang hari.

Tak heran banyak di antara konsumen yang harus kembali lagi ke pasar pada esok harinya. "Sampai sore masih tetap saja ada masyarakat yang menanyakan dan ingin membeli daging," ujar Yayah.

Harga daging saat ini menyamai pada saat awal puasa. Namun memasuki pertengahan puasa, harga sempat normal. Kenaikan harga daging sapi diprediksi akan terus terjadi dan mencapai puncaknya pada H-3 atau H-2 lebaran.

Kenaikan harga daging sapi ini berkisar antara Rp 5.000-10.000 setiap kilogram. Harga daging sapi potong saat ini mencapai Rp 75.000-80.000 per kilogram. Sebelumnya harga daging Rp 67.000 per kilogram.

Selain daging sapi, kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam. Saat ini harga ayam mencapai Rp 27 ribu sampai Rp 28 ribu setiap kilogramnya. Padahal sebelumnya Rp 22 ribu sampai Rp 24 ribu per kilogram. "Kenaikan harga terjadi dua tiga hari ini," ujar pedagang daging ayam di Pasar Induk Guntur Tati, 35 tahun.

Menurut dia, kenaikan harga daging ayam ini dibarengi dengan tersendatnya pasokan daging ayam ke para pedagang. Akibatnya, banyak di antara pedagang yang kehabisan stoknya menjelang siang hari.

Seorang pembeli, Tri Rahayu, mengaku harga daging sangat memberatkan konsumen. Namun kondisi itu tidak dapat dihindari. "Ya mau bagaimana lagi, semua harga juga naik. Yang penting ada rezekinya, susah kalau mengharapkan pemerintah terus," ujarnya.

SIGIT  ZULMUNIR

Berita lain:Arus Mudik Lebaran, Kereta Ini Sepi PenumpangPT KAI Tambah 3 Kereta Ekonomi ACSitus-situs yang Tayangkan CCTV Arus MudikMUI Prediksi Lebaran Serempak di Hari MingguTips Agar Tidak Ketinggalan Pesawat

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Minggu, 25 Juli 2021

Terpopuler