JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Selasa, 27 Juli 2021

Pemudik Diminta Waspadai Angin Kecang Mendadak

Reporter :

Editor :


Rabu, 15 Agustus 2012 05:46 WIB

Pemudik menggunakan sepeda motor melintas jalur Pantura, Tegal, Jateng, Jumat (10/8). ANTARA/Oky Lukmansyah

TEMPO.CO , Tegal: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Tegal mengimbau pemudik mewaspadai angin kencang yang muncul secara tiba-tiba di sejumlah jalur pantai utara Tegal dan sekitarnya. Angin ini sering muncul pada siang hingga sore hari.

“Ini sangat berbahaya bagi pengguna sepeda motor karena datangnya angin mendadak biasanya lebih kencang,” ujar prakirawan Stasiun Pemantauan Meteorologi Tegal, Hendy Andriyanto, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 14 Agustus 2012.

Menurut Hendy, angin ini sering muncul saat musim kemarau seperti sekarang akibat sirkulasi udara. “Angin ini bertiup mencari wilayah yang lebih dingin, tidak seperti puting beliung yang muncul disertai oleh awan,” ujar Hendy.

Selain waspada terhadap angin, Hendy juga mengingatkan adanya cuaca panas di sepanjang jalur Pantura yang saat ini mendekati ekstrem, yakni mencapai 34 derajat Celsius pada Selasa, 14 Agustus 2012, dan terjadi sejak satu pekan sebelumnya. Kondisi ini dinilai bisa menimbulkan pemudik cepat lelah sehingga mudah kehilangan konsentrasi saat perjalanan.

Imbauan yang sama juga diungkapkan Kepala Pos Pengamanan Lebaran Perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah, Inspektur Dua Heru Irawan, di Cisanggarung Losari Brebes. Heru menyarankan pengguna sepeda motor tetap berhati-hati adanya kekuatan alam ini. “Keberadaan angin ini sangat berbahaya bagi pengguna sepeda motor saat melintasi jalur Losari-Tanjung,“ ujar Heru.

Menurut dia, jalur ini terdiri dari areal sawah yang luas sehingga tak ada unsur alam lain maupun perkampungan yang bisa menghentikan laju angin. “Bisa jadi angin menerpa pemudik, untuk pengguna nah sepeda motor bisa terguling,” katanya.

Hasil pantauannya di pos perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah kemarin menunjukkan arus mudik banyak didominasi sepeda motor roda dua dengan jumlah total mencapai 1.791 unit pada pukul 00.00-03.00 WIB. Jumlah ini meningkat mencapai 3.726 pada pukul 03.00-06.00 WIB. “Pada siang hari mencapai 10.295 unit pada pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB,” ujar Heru.

Jumlah ini lebih besar dibanding kendaraan pribadi dan angkutan bus umum yang hanya 483 dan 75 unit dalam hitungan pukul 09.00 hingga 12.00 WIB siang kemarin.

EDI FAISOL

Berita lain:Batu Apung Seluas Israel Mengambang di PasifikIni Aliran Dana Mencurigakan Djoko SusiloIni Alasan Polisi Tak Serahkan Kasus Simulator SIMTak Kapok Soal SARA, Rhoma Serukan Dukung FokePenyadapan Polisi terhadap KPK Dinilai Ilegal

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Selasa, 27 Juli 2021