JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Minggu, 25 Juli 2021

Lautan Motor Mengalir untuk Mudik

Reporter :

Editor :


Selasa, 14 Agustus 2012 06:10 WIB

Pemudik sepeda motor antri di terminal pelabuhan saat menunggu kapal penyeberangan tujuan Pulau Sabang, di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, (12/8). Menjelang Idul Fitri, arus mudik tujuan wilayah kepulauan di Aceh mulai meningkat. ANTARA/Ampelsa

TEMPO.CO, Jakarta--Untuk kali ini Ratmi mengaku rela berpisah dengan suaminya tercinta. Menggandeng putranya yang masih berusia delapan tahun dia memilih jalannya sendiri: mudik gratis menggunakan bus yang disediakan perusahaan jamu.

"Capek kalau ikut suami naik sepeda motor,” katanya ketika ditemui di antara ribuan orang lainnya di lapangan parkir di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Ahad 12 Agustus 2012.

Bukan cuma lelah, mudik dengan sepeda motor terbukti pula dekat dengan bahaya. Menteri Perhubungan Evert Erens Mangindaan mengatakan, sekitar 70 persen kecelakaan yang terjadi selama mudik Lebaran ternyata dialami oleh pemudik bersepeda motor. Tahun lalu, perusahaan asuransi sampai harus mengeluarkan Rp 1,4 triliun untuk santunan kecelakaan.

“Mudik gratis ini bisa mengurangi angka kecelakaan yang biasanya dialami oleh pengendara motor,” kata Mangindaan seusai melepas rombongan mudik gratis bareng Jasa Raharja di Senayan, kemarin. Ribuan pemudik naik bus secara cuma-cuma yang disediakan perusahaan itu.   

Tahun ini ada sekitar 13 ribu orang yang dipulangkan oleh Jasa Raharja ke 38 kota di Pulau Jawa dan Lampung. Satu keluarga hanya boleh mengikutsertakan empat orang. Mereka harus mendaftar pada 24-29 Juli dengan melampirkan fotokopi SIM C, STNK (surat tanda nomor kendaraan), dan kartu keluarga.

Mudik gratis ini sudah lama digelar. Dulu, pionirnya adalah produsen jamu yang memasok barang untuk para penjual jamu gendong di Jabotabek. Kini, niat muliat itu tak cuma digelar oleh perusahaan jamu, tapi juga perusahaan lain seperti Jasa Raharja, Bank Rakyat Indonesia, BNI dan banyak perusahaan lainnya

Mangindaan mafhum, masyarakat tak bisa dilarang mudik dengan sepeda motor. Karena, di kampong para pemudik butuh sepeda motor untuk bersilaturahmi. “Tapi, acara mudik gratis ini bisa meminimalisir angka kecelakaan itu,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku sudah berupaya keras mengurangi jumlah pemudik yang bersepeda motor. “Kami berusaha mengalihkan pemudik dengan bus karena sepeda motor tidak didesain untuk perjalanan jarak jauh,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono, kemarin. Tahun ini DKI menyiapkan angkutan umum bus sebanyak 8.294 bus. “Jumlahnya lebih besar ketimbang tahun lalu yang hanya 7.292 bus,” katanya.

Sayang, upaya itu tak efektif. Angka pemudik dengan sepeda motor tahun ini justru membengkak 27,79 persen menjadi 1,5 juta orang.

DIMAS SIREGAR | ANANDA PUTRI | AMANDRA MUSTIKA

Berita lain:Liputan Khusus Ramadan dan Lebaran 2012Kereta Gratis Ber-AC Sepi PeminatSidang Isbat Lebaran 18 AgustusPolisi Terapkan Contra-Flow di PanturaMenghapus Stigma Seram Terminal Rajabasa Lampung

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Minggu, 25 Juli 2021

Terpopuler