JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Sabtu, 24 Juli 2021

Jalan Baru Lingkar Gentong Batal Diuji Coba  

Reporter :

Editor :


Jumat, 10 Agustus 2012 11:23 WIB

Jalan Lingkar Gentong di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Jumat (10/8). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

TEMPO.CO, Tasikmalaya - Jalan dan Jembatan Viaduct Gentong atau yang dikenal dengan sebutan Lingkar Gentong di Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, batal diuji coba. Padahal, sebelumnya Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, M. Guntoro, menjanjikan jalan baru ini akan diuji pada hari ini, Jumat, 10 Agustus 2012.

Penanggung Jawab Teknis Proyek Gentong, Didin Mahrudin, mengatakan jalan baru sepanjang 1,2 kilometer ini belum bisa dilalui kendaraan. "Pengerjaan masih terus dilakukan," ujarnya.

Menurut dia, pekerjaan yang masih belum beres adalah pengaspalan. Hingga pagi ini jalan yang baru diaspal baru sepanjang 600 meter. Pengaspalan baru berupa acbase aspal atau lapis pertama dengan ketebalan delapan sentimeter. Sedangkan sisanya masih berupa batu, tanah, dan pasir. Pengaspalan ini ditargetkan selesai pada Jumat malam nanti. Pekerjaan lain yang masih dilakukan di antaranya lampu penerangan umum dan pembatas jalan. Sedangkan untuk rambu telah terpasang.

Didin menambahkan, pembangunan jalan ini dilakukan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di tanjakan Gentong pada arus mudik setiap tahun. Elevansi kemiringan jalan baru ini juga berkisar 8-10 persen, lebih rendah dari jalur utama yang mencapai 15 persen. "Kendaraan tidak akan terlalu susah melalui jalan baru ini," ujarnya.

Berdasarkan pantauan Tempo, lokasi proyek masih semrawut. Tumpukan batu dan tanah masih terlihat di pinggir jalan. Para pekerja bangunan pun masih sibuk membereskan material jalan. Sejumlah alat berat dan truk besar terlihat hilir mudik memasuki proyek.

Jalan baru ini bisa menjadi sumber kemacetan bila dijadikan dua lajur. Alasannya karena di ujung jalan terjadi penyempitan atau hanya bisa digunakan satu lajur. Tak hanya itu, jalur ini pun rawan longsor. Tebing setinggi lebih dari 10 meter yang berada di kiri jalan terdapat banyak retakan. Begitu juga urukan tanah yang berada di bagian kanan rawan tergerus air sehingga bisa menyebabkan longsor di jalur utama Gentong.SIGIT ZULMUNIR/ERIK P. HARDIBerita Terpopuler:Gubernur Fauzi Bowo Bungkam Soal Video di Youtube Rhoma Irama, Kanan-Kiri Kena Jerat HukumAhmad Yani: Bambang Widjajanto Jangan Seperti PremanKunjungi Korban Kebakaran, Fauzi Sindir JokowiUnsur Pidana Rhoma Irama TerbuktiPanwaslu: Celotehan Foke Melanggar Etika PolitikRobert Pattinson Ogah Bertemu Kristen StewartSantri Relawan Fauzi Bowo Dipukul di Jelambar BaruBegini Nasehat SBY Kepada KPK dan PolriIstri Kim Jong Un Pakai Tas Seharga 1,8 Juta Won

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Sabtu, 24 Juli 2021

Terpopuler