JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Rabu, 30 November 2022

Makna Alquran Surah Al-Hujurat ayat 13 yang Dilantunkan Ghanim Al Muftah Saat Pembukaan Piala Dunia 2022

Editor : S. Dian Andryanto


Morgan Freeman dan Ghanim al Muftah pada pembukaan Piala Dunia 2022 Qatar di Stadion Al Bayt, Al Khor, Qatar, 20 November 2022. Ghanim mencuri perhatian saat melantukan surat Al Hujurat ayat 13 pada pembukaan Piala Dunia 2022. REUTERS/Molly Darlington

TEMPO.CO, JakartaGhanim Al Muftah dan aktor senior, Morgan Freeman bersama-sama membawakan surah Al Hujurat ayat 13 yang membuat sejuk suasana pembukaan Piala Dunia 2022. Meskipun Ghanim merupakan seorang difabel, tetapi ia memiliki segudang prestasi.

Pria kelahiran 5 Mei 2002 ini tercatat menjadi pengusaha termuda di Qatar yang menggeluti bisnis di bidang es krim, yaitu Gharissa Ice Cream. Ia pun menyukai sepak bola dan kerap bermain dengan teman sekolahnya. 

Kekurangan fisik tidak menjadikan Ghanim Al Muftah patah semangat. Alhasil, Emir Qatar, Sheikh Kuwait Sabah Al Ahmad Al Sabah menobatkan Ghanim sebagai Ambassador of Pear dan dipilih menjadi Duta Kebaikan dan Kemanusiaan. Dengan penobatan ini, memang sangat layak bagi Ghanim untuk melantunkan ayat suci Alquran surah Al-Hujurat ayat 13 tentang keberagaman manusia. 

Baca: Duta Piala Dunia 2022 Ghanim al-Muftah Memilih Jalan dengan Tangan Menolak Kursi Roda

Makna Surah Al-Hujurat ayat 13

Bacaan latin surah Al-Hujurat ayat 13 berbunyi: y ayyuhan-nsu inn khalaqnkum min akariw wa un wa ja'alnkum syu'baw wa qab`ila lita'raf, inna akramakum 'indallhi atqkum, innallha 'almun khabr.

Mengutip Al-Qur’an Al-Khobir, arti dari ayat suci tersebut adalah sebagai berikut: "Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahateliti."

Surah ini memiliki makna penting dalam kehidupan sehari. Surah Al Hujurat ayat 13 menjelaskan bahwa tujuan adanya perbedaan penciptaan manusia, yaitu jenis kelamin, suku, bangsa, dan warna kulit untuk dapat saling mengenal dan tolong-menolong, seperti dilansir pustakalajnah.kemenag.go.id. Adanya perbedaan hadir untuk kebersamaan, bukan untuk perpecahan. Selain itu, ayat suci ini pun mengingatkan bahwa di dunia ini tidak ada yang istimewa di antara penciptaan Allah, selain bagi mereka yang bertakwa kepada-Nya. 

Dengan begitu, ayat ini dengan tegas menolak para manusia yang masih memandang kemuliaan sejati datang dari harta dan bangsa, seperti bunyi tafsir berikut ini: “Allah tidak menyukai manusia yang menunjukkan kesombongan dengan keturunan, kepangkatan, atau kekayaannya. Sebab, manusia yang paling mulia di antara manusia pada sisi Allah hanyalah yang paling bertakwa kepada-Nya dan akan mengarahkannya pada kesejahteraan duniawi.”

Surah Al-Hujurat ayat 13 ini tidak menggunakan panggilan yang ditujukan kepada orang-orang beriman, tetapi ditujukan kepada seluruh umat manusia. Dengan begitu, secara tegas, ayat suci ini menunjukkan adanya kesamaan derajat antara manusia tanpa membedakan satu dengan lainnya. Semua sama dihadapan Allah. Oleh karena itu, setiap manusia jangan terlalu bangga atau lebih tinggi dibandingkan manusia lainnya karena tinggal di suatu bangsa atau suku tertentu.

Dengan demikian, Alquran surah Al-Hujurat ayat 13 memang layak untuk dilantunkan ketika pembukaan Piala Dunia 2022 di Qatar agar setiap bangsa dapat menerapkan makna surah ini, yaitu keberagamaan bangsa dan kesetaraan setiap manusia.

RACHEL FARAHDIBA R

Baca juga: Isi Percakapan Bernas Morgan Freeman dan Ghanim al-Muftah Saat Pembukaan Piala Dunia 2022

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Rabu, 30 November 2022