JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Rabu, 17 Agustus 2022

Inilah Keistimewaan Puasa Arafah

Editor : Nurhadi


Seorang jemaah haji berdoa di Jabal Rahmah saat wukuf di Padang Arafah, Mekah, Arab Saudi, 8 Juli 2022. Arab Saudi merayakan Idul Adha 1443 Hijriah pada 9 Juli 2022 berbeda dengan Indonesia yang merayakannya pada 10 Juli 2022. REUTERS/Mohammed Salem

TEMPO.CO, Jakarta - Puasa Arafah tahun ini dilaksanakan tidak serentak. Muhammadiyah menetapkan puasa Arafah pada hari ini, Jumat, 8 Juli 2022. Sementara pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) baru akan berpuasa pada Sabtu, 9 Juli 2022.

Walaupun memiliki tanggal pelaksanaan yang berbeda-beda, satu hal yang pasti dan sama adalah puasa Arafah hanya dilakukan sekali dalam setahun. Artinya, dalam satu periode tahun Hijriyah, umat Muslim hanya disunahkan melakukan puasa Arafah sekali saja.

Dikutip dari kalteng.kemenag.go.id, puasa Arafah hanya disunahkan bagi yang tidak berhaji. Sedangkan umat Muslim yang berhaji, cukup melaksanakan wukuf di Padang Arafah.

Sebagaimana ibadah lain yang dihukumi sunah, umat Muslim yang melaksanakan puasa Arafah akan diganjar dengan pahala. Sementara itu, yang tidak melaksanakannya tidak akan mendapatkan pahala dan tidak pula mendapatkan dosa.

Meskipun bersifat sunah, puasa Arafah menyimpan banyak keutamaan bagi umat Muslim. Masih dikutip dari sumber yang sama, puasa Arafah akan menghapus dua tahun dosa yang dilakukan oleh seseorang. Dua tahun ini adalah dosa pada setahun yang lalu dan dosa pada setahun mendatang.

Keutamaan puasa Arafah dalam menghapus dosa-dosa juga dijelaskan dalam laman babel.kemenag.go.id. Pada momen ini Allah SWT mengampuni dosa-dosa Nabi Adam di Padang Arafah.

Terlebih lagi, puasa Arafah juga dipercaya memiliki keutamaan lain, seperti akan diterangi kuburnya selama di Alam Barzah, diberatkan timbangan amal baiknya, dan dikabulkan doa-doanya.

ACHMAD HANIF IMADUDDIN

Baca juga: Kapan Puasa Arafah 2022? Begini Niat Puasa Sunnah ini

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Rabu, 17 Agustus 2022

Terpopuler