JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Senin, 3 Oktober 2022

10 Jenis Mati Syahid dalam Islam Termasuk Meninggal karena Tenggelam

Editor : S. Dian Andryanto


Ilustrasi tenggelam. Pixabay

TEMPO.CO, Jakarta - Dalam Islam, terdapat istilah mati syahid. Seseorang yang meninggal dunia dalam keadaan syahid dianggap memiliki keistimewaan. Beragam keistimewaan yang berlaku bagi seseorang yang mati syahid beragam, tergantung jenisnya.

Terdapat tiga macam mati syahid menurut Islam, yaitu syahid di dunia dan akhirat, syahid di dunia, dan syahid di akhirat. Ketiganya terdiri dari beberapa jenis sebab. Mengutip kanal Muhammadiyah, berikut adalah beberapa jenis orang yang meninggalnya disebut dengan mati syahid.

  1. Orang yang terbunuh di jalan Allah

Orang yang terbunuh di saat berperang disebut mati syahid. Namun, yang termasuk dalam golongan mati syahid bukan hanya mereka yang terlibat dalam peperangan saja. Sabilillah atau kemuliaan dalam pengertian umum sangat luas. Kondisi tersebut berlaku bagi siapapun yang meninggalnya karena menempuh amalan dan mengharap keridhaan Allah.

  1. Orang yang mati di jalan Allah

Orang yang mati di jalan Allah ada banyak. Misalnya, seseorang yang meninggalnya karena sebab menuntut ilmu, meninggal saat mengalami kecelakaan di perjalanan berdakwah, meninggal ketika sedang dalam agenda dakwah, maupun penegak hukum yang sedang memberantas dan mengatasi kemaksiatan.

  1. Orang yang meninggal karena wabah

Rasulullah bersabda tentang penyakit tha’un adalah sebab seseorang mati syahid. Sehingga, mereka yang meninggal dalam keadaan beriman dan tertular penyakit atau wabah tertentu dianggap mati syahid.

Hal itu seperti yang ditulis Dosen Program Studi Ilmu Hadits UIN Sunan Kalijaga Dr. Agung Danarto dalam sebuah artikel. “Siapa yang mati karena suatu wabah penyakit, juga syahid.”

  1. Orang yang mati karena sakit perut

Menurut Imam An-Nawawi, orang yang meninggalnya karena terdapat penyakit di perutnya, baik karena sebab tenggelam, melahirkan, atau yang lainnya dianggap sebagai mati syahid. Seperti dalam Hadits Riwayat Muslim, “Barang siapa yang mati karena ada penyakit dalam perut maka ia syahid.”

  1. Orang yang meninggal karena tenggelam

Dalam hadis riwayat Abu Dawud menjelaskan jenis-jenis mati syahid yang salah satunya adalah meninggal karena tenggelam.

  1. Tertimpa benda keras

Orang yang sebab meninggalnya karena tertimpa benda keras disebut mati syahid. Pengertian benda keras di sini termasuk tertimpa pohon, tertimpa batu karena longsor, tertimpa pesawat, rudal, tertimpa rumah karena gempa, material gedung tinggi, dan sebagainya.

  1. Orang yang mati terbakar

Dalam hal ini, orang yang sebab meninggalnya karena terbakar juga disebut mati syahid. Terbakar seperti yang dimaksud termasuk rumahnya mengalami kebakaran, kompor meledak, kendaraannya terbakar, atau terbakar karena kecelakaan kerja.

  1. Orang yang meninggal karena melahirkan

Seorang wanita yang saat hamil atau ketika proses persalinan berlangsung dia meninggal dianggap mati syahid.

  1. Orang yang meninggal karena membela hartanya

Maksud dari poin ini sering disalah artikan. Maksudnya adalah seseorang yang tewas saat hendak mempertahankan harta dan hak miliknya dari berbagai ancaman seperti pencurian, perampokan, perampasan, penipuan, dan lain-lain disebut mati syahid.

  1. Orang yang mati karena membela agama dan keluarga

Orang yang mati terbunuh karena sebab membela agama, keturunan, dan anggota keluarganya dianggap mati syahid. Seperti  yang disebut dalam hadis riwayat At-Tirmidzi,

“Barangsiapa yang terbunuh karena membela hartanya maka ia syahid, barangsiapa yang terbunuh karena membela agamanya maka ia syahid, barangsiapa yang terbunuh karena membela darahnya (jiwanya) maka ia syahid dan barangsiapa yang terbunuh karena membela keluarganya maka ia syahid.”

RISMA DAMAYANTI 

Baca: Meninggal karena Tenggelam dalam Hukum Islam, Mati Syahud?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

 

KOMENTAR

JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Senin, 3 Oktober 2022