Ngabuburit di Pasar Ramadan Warga Transmigran Desa Suka Maju, Rokan Hulu, Riau

Reporter

Editor

Bram Setiawan

Suasana sore Pasar Cendana di Desa Suka Maju, Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu, Riau, Selasa 12 April 2022. TEMPO/Kakak Indra Purnama
Suasana sore Pasar Cendana di Desa Suka Maju, Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu, Riau, Selasa 12 April 2022. TEMPO/Kakak Indra Purnama

TEMPO.CO, Jakarta - Waktu menunjukkan pukul 17.00 WIB, pada Selasa, 12 April 2022. Sore itu, suasana Pasar Cendana di Desa Suka Maju, Rokan Hulu, Riau, perlahan mulai ramai. Biasanya pasar makin ramai pukul 17.30, satu jam sebelum waktu berbuka puasa di Riau. Saat mendekati waktu berbuka itu, biasanya jalan mulai macet.

Pasar Cendana dikunjungi banyak warga Kecamatan Tambusai untuk ngabuburit sambil membeli takjil. "Sangat bermanfaat adanya pasar Ramadan ini, karena masyarakat bisa lebih mudah mencari menu buat buka puasa," kata Novi, pengunjung Pasar Cendana.

Keberagaman warga transmigran

Desa Suka Maju merupakan wilayah warga transmigran. Ada banyak suku di desa itu, Jawa, Sunda, Mandailing. Keberagaman warga Desa Suka Maju juga mempengaruhi kuliner yang dijual di pasar itu.

Riuh bersahutan para pedagang menjajakan dagangan mereka. Selama berada di Pasar Cendana, terdengar sebagian pengunjung saling bercakap-cakap berbagai bahasa. Ada yang berbicara bahasa Jawa, Sunda, Mandailing.

Saat berjalan-jalan, terasa aroma makanan menguar di udara. Makanan yang dijajakan di pasar ini antara lain, bakso bakar, gorengan, pentol pedas, siomay, pempek, lemang, gulai, rendang, ikan bakar, ayam bakar

Adapun minuman, yaitu sop buah, es kolding, es kelapa, cendol, cincau, es oyen, es jagung, air tebu. Kocek Rp20 ribu agaknya cukup untuk membeli aneka makanan atau minuman di pasar ini.

Ramadan tahun ini ketika kasus Covid-19 melandai, suasana pasar lebih ramai dibandingkan pada 2021 saat merebak varian Delta. Tak hanya pengunjung yang ramai, jumlah pedagang pun meningkat. "Pandemi Covid-19 tahun lalu merosot, pendapatan berkurang. Tahun ini mulai meningkat lagi," kata Revida, pedagang es kolding.

Pasar Cendana diminati untuk ngabuburit karena berada di dekat perkebunan anggur, jaraknya sekitar 500 meter di sisi selatan. Biaya masuk perkebunan anggur itu Rp5 ribu. Biasanya pengunjung menikmati suasana sore sambil berfoto.

KAKAK INDRA PURNAMA

Baca: 5 Lokasi Pilihan Pasar Ramadan di Batam, Bertabur Kuliner Nusantara

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.