Menu Makanan dan Minuman Bermanfaat untuk Sahur

Reporter

Editor

Bram Setiawan

Ilustrasi Sahur. shutterstock.com
Ilustrasi Sahur. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum menjalankan puasa Ramadan, sebaiknya tak melewatkan waktu sahur. Bersantap sahur dibutuhkan tubuh untuk energi. Mengutip Malay Mail, ahli gizi Hamid Jan Mohamed mengatakan, sahur mendukung metabolisme yang sehat, mengurangi rasa lapar, kewaspadaan mental.

Konsumsi makanan dan minuman yang tepat bermanfaat untuk kesehatan otak, pencernaan, menjaga masa otot, dan mengurangi kelelahan.

Makanan apa yang bermanfaat untuk sahur?

Menurut Hamid, manfaat sahur bukan seberapa banyak makanan yang disantap. Tapi, jenis makanan yang dikonsumsi. Kebanyakan umat Islam di Asia cenderung mengonsumsi nasi ketika sahur, beranggapan makin banyak porsi dimakan, semakin lama rasa kenyang bertahan.

“Ada anggapan yang salah, banyak orang mengira kalau mau sahur harus makan nasi,” kata Hamid yang juga pengajar di Universitas Sains Malaysia itu.

Mengutip Healtline, penulis buku The Healthy Ramadan Guide, Nazima Qureshi menjelaskan, mengonsumsi karbohidrat sederhana saja tidak cukup. “Sering kali orang akan beralih ke karbohidrat sederhana untuk sahur. Tapi karbohidrat sederhana tidak akan memberikan energi jangka panjang,” katanya.

Mengutip British Nutrition Foundation, saat sahur minum banyak air untuk memastikan cairan tubuh tercukupi. Pilih makanan karbohidrat dan serat yang tinggi untuk energi, juga rasa kenyang. Makanan berserat membantu pencernaan mencegah sembelit.

Makanan dan minuman yang cocok untuk sahur:

1. Nasi, roti, ubi, kentang, dan makanan pati lainnya

Kandungan karbohidrat memberikan energi selama menjalani puasa. Selain nasi, makanan karbohidrat lainnya seperti roti, ubi, kentang, dan sagu juga  bisa dikonsumsi saat sahur.

2. Oat, sereal, dan kacang-kacangan

Makanan berserat seperti oat, sereal, dan kacang-kacangan juga cocok dijadikan menu sahur. Kandungan serat oat, sereal, dan kacang-kacangan membantu perut merasa kenyang lebih lama, sehingga tak terlalu cepat lapar saat berpuasa.

3. Susu fermentasi

Minum susu fermentasi seperti yogurt setelah sahur juga disarankan. Yogurt memberi nutrisi protein, kalsium, yodium dan vitamin B. Yogurt mengandung bakteri baik yang membantu mengatasi masalah pencernaan.

4. Sayuran dan buah

Kandungan mineral dan vitami sayuran dan buah memberikan energi saat berpuasa. Mengutip NDTV Food, makan buah dan sayuran menjaga cairan tubuh. Buah dan sayuran yang dikonsumsi, yaitu semangka, stroberi, persik, jeruk, tomat, mentimun, selada, bayam, dan seledri.

5. Telur, ikan, dan daging

Saat puasa, tubuh membutuhkan protein untuk mempertahankan massa otot. Mengonsumsi protein penting untuk tubuh tetap berenergi. Makanan sumber protein antara lain, telur, ikan, dan daging.

HENDRIK KHOIRUL MUHID

Baca: Begini Komposisi Makanan yang Tepat Menurut Dokter Saat Sahur dan Buka Puasa

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.