JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Rabu, 12 Mei 2021

Mudik Dilarang, Jasa Raharja Berikan Kuota Data Internet untuk Warga Silaturahmi

Reporter : Antara

Editor : Kodrat Setiawan


Sabtu, 1 Mei 2021 18:37 WIB

Sebuah keluarga di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, melakukan silaturahmi secara virtual dengan keluarga di Kota Depok, Jawa Barat, saat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, Ahad, 24 Mei 2020. Sebagian besar masyarakat memutuskan tidak mudik Lebaran untuk mencegah penyebaran COVID-19, dan menggunakan teknologi video conference untuk bersilaturahmi. ANTARA/FB Anggoro

TEMPO.CO, Pekanbaru - PT Jasa Raharja cabang Riau, menggelar program "mudik secara online" dengan menyediakan fasilitas kepada 5.000 anggota masyarakat untuk bersilaturahmi secara virtual dengan anggota keluarga, dengan menyediakan kuota internet dalam bentuk rupiah.

"Masyarakat bisa mendapatkan kuota data internet untuk silaturahim virtual masing-masing maksimal Rp 150 ribu untuk Anda dan 1 anggota keluarga Anda di daerah lain. Ditambah dengan hadiah-hadiah undian atau lainnya dalam kegiatan webinar itu," kata Kepala PT Jasa Raharja Cabang Raiu, Akhdiyat Setya Purnama di Pekanbaru, Sabtu, 1 Mei 2021.

Dia mengatakan, program ini digelar sebagai bentuk dukungan kepada kebijakan pemerintah sesuai Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

Menurut Akhdiyat, ajakan mudik online ini merupakan imbauan agar masyarakat yang berkeinginan untuk silaturahmi dengan keluarga, tetap bisa dilakukan secara online tanpa harus melakukan perjalanan keluar daerah.

"Karenanya program mudik online ini diberi nama #MOL-AE (Mudik Online Aman Enak),” katanya.

Dalam Program MOL-AE, Jasa Raharja akan memberikan paket kuota internet kepada 5.000 peserta yang mendaftar, dan paket kuota yang diberikan diharapkan dapat digunakan untuk bersilaturahmi lewat panggilan video atau video call.

Untuk itu, katanya, diharapkan dengan program #MOL-AE ini dapat mengobati kerinduan masyarakat yang tidak mudik dengan bersilaturahim secara online, tanpa mengurangi makna Hari Raya Idul Fitri serta tentunya untuk membantu pemerintah menekan penyebaran virus COVID-19 di Indonesia.

ANTARA

 

KOMENTAR