JADWAL IMSAK DKI JAKARTA

Kamis, 6 Mei 2021

Kisah Perempuan di Jalur Gaza Pembuat Dekorasi Ramadan

Reporter : Non Koresponden

Editor : Suci Sekarwati


Minggu, 11 April 2021 16:30 WIB

Hanan al-Madhoon, 36 tahun. Sumber: Reuters/english.alarabiya.net

TEMPO.CO, Jakarta - Hanan al-Madhoon, 36 tahun, ibu dengan tiga anak asal Jalur Gaza, Palestina, gembira menyambut Ramadan. Madhoon terkenal di wilayahnya karena dia membuat berbagai dekorasi khas Ramadan dan menjualnya ke masyarakat lokal sehingga bisa menambah pemasukan keluarga.

Rupa – rupa dekorasi yang dibuat Madhoon, secara tradisional di produksi di Mesir, namun dia berfikir dan memutuskan untuk mencoba membuat sendiri dan menjualnya.      

Hanan al-Madhoon, 36 tahun. Sumber: Reuters/english.alarabiya.net

Baca juga: Kisah Sopir Taksi Perempuan Pertama di Jalur Gaza

Madhoon menceritakan suaminya yang bekerja di aula yang disewakan untuk acara-acara pernikahan, di PHK sejak tahun lalu gara-gara pandemi Covid-19 yang menyebar sampai ke Jalur Gaza.

Pada tahun lalu, Madhoon hanya bisa menjual sekitar 20 persen dari dekorasi buatannya. Jumlah itu menurun karena dampak kebijakan yang diberlakukan untuk menekan penyebaran virus corona.    

Pada tahun ini, Madhoon berharap penjualan bisa naik sampai 70 persen, namun dia pun tak bisa menutupi kerisauan selama Ramadan akan diberlakukan sejumlah pembatasan jika angka infeksi virus corona mengalami kenaikan selama bulan puasa.

Diantara dekorasi yang dijual oleh Madhoon adalah lentera atau dalam bahasa Arab disebut Fawanees. Lentera – lentera ini biasanya diimpor ke Gaza dari Mesir dan Cina. Namun masyarakat seperti Madhoon, coba-coba untuk membuatnya sendiri.

Selain lentera, Madhoon juga membuat beragam patung. Dalam membuat dekorasi khas Ramadan dia dibantu oleh putri-putrinya.   

Jalur Gaza telah menjadi tempat tinggal bagi sekitar 2 juta warga Palestina. Jalur Gaza sudah bertahun-tahun berada di bawah blokade Israel, dimana kondisi ini bukan hanya meremukkan perekonomian mereka, tapi juga merusak perkembangan fasilitas-fasilitas kesehatan di sana.

          

Sumber: english.alarabiya.net

 

KOMENTAR