Arus Balik di Pelabuhan Makassar Meningkat Dibanding Tahun Lalu

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang KRI Makassar-590 turun membawa barang-barang mereka saat tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Senin, 3 Juni 2019. Pemerintah bersama TNI Angkatan Laut mengadakan program mudik gratis menggunakan KRI Makassar-590 dari Pelabuhan Semayang, Balikpapan menuju Tanjung Perak, Surabaya untuk melancarkan arus mudik dan meringankan beban masyarakat. ANTARA

    Penumpang KRI Makassar-590 turun membawa barang-barang mereka saat tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Senin, 3 Juni 2019. Pemerintah bersama TNI Angkatan Laut mengadakan program mudik gratis menggunakan KRI Makassar-590 dari Pelabuhan Semayang, Balikpapan menuju Tanjung Perak, Surabaya untuk melancarkan arus mudik dan meringankan beban masyarakat. ANTARA

    TEMPO.CO, Makassar - Puncak arus balik Lebaran 2019 jumlah penumpang di Pelabuhan Makassar, eks Sukarno-Hatta, Makassar Sulawesi Selatan meningkat tajam dibanding tahun lalu.

    Baca juga: Arus Balik, 5.104 Orang Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok

    "Data H+2 Posko terpadu jumlah penumpang mencapai 454 ribu orang atau tumbuh 116 persen dibanding periode sama 2018 lalu sebanyak 389 ribu orang. Sementara kunjungan kapal sebanyak 752 kali atau tumbuh 110 persen dibanding priode sama tahun 2018," sebut Direktur Operasi dan Komersial PT Pelindo IV, Riman S Duyo, di Makassar, Selasa, 11 Juni 2019.

    Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa animo masyarakat untuk menggunakan kapal laut cukup tinggi. Salah satu penyebab utamanya adalah berdasarkan penyampaian penumpang kapal akan tingginya harga tiket pesawat.

    Dengan tingginya animo masyarakat, lanjut dia, tidak menjadikan adanya pembatasan penumpang. Sebab, keselamatan dan keamanan pelayaran tetap menjadi pertimbangan utama.

    Kendati demikian, untuk rasio jumlah penumpang per kapal, kata dia, tetap stabil, dengan pertumbuhan yang tidak lebih dari 5 persen.

    Jika dibandingkan pada 2018, rata-rata jumlah penumpang per kapal 587 orang. Namun pada 2019, jumlahnya meningkat rata-rata 603 orang per kapal.

    "Posko Terpadu akan berjalan sampai dengan 19 Juni 2019 sementara untuk pemantauan arus balik masih akan terus dilakukan," kata Riman

    GM Pelni Cabang Makassar, Ridwan Mandaliko mengemukakan, pada hari ini Selasa (11/6), ada tiga kapal Pelni yang bersandar di dermaga Pelabuhan Makassar. Sedangkan Senin (10/6) kemarin ada empat kapal yang sandar di dermaga.

    "Sampai H+2 (Jumat) lebaran 2019 sudah ada 2.386 penumpang. Sebab, di hari Sabtu-Minggu kami tidak melayani kapal yang membawa penumpang arus balik," katanya

    Sedangkan untuk data H+5 lebaran 2019, jumlah penumpang yang meninggalkan Makassar sebanyak 4.456 orang melalui pelabuhan Makassar, dengan menggunakan enam kapal Pelni.

    Enam kapal tersebut dengan tujuan Bau-bau dan Surabaya. Jumlah penumpang yang naik pada arus balik sebanyak 4.356 orang penumpang. Dengan rincian tujuan Surabaya 2.688 orang dan Bau-bau sebanyak 1.778 orang penumpang.

    Selain itu, Pelni masih akan melayani 700-an penumpang hingga H+6 yakni KM Umsini tujuan Surabaya, KM Dorolonda serta KM Sinabung. Sedangkan kapal yang akan mengangkut penumpang tujuan Bau-Bau seperti KM Lambelu, KM Nggapulu, dan KM Dorolonda.

    Baca berita Arus Balik lainnya di Tempo.co

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.